Berita Viral

Sosok Luke Thomas, Warga Australia Ditunjuk jadi Bos BUMN Baru Danantara Sumberdaya Indonesia

BUMN baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dipimpin oleh Luke Thomas Mahony, warga negara Australia.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Kompas.com
Luke Thomas Mahony, warga negara Australia, ditunjuk jadi bos BUMN baru PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). (DokVale/Kompas.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah resmi membentuk BUMN baru yang khusus mengelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis. 

BUMN baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) itu dipimpin oleh Luke Thomas Mahony, warga negara Australia.

BUMN yang mengelola ekspor hasil SDA Indonesia ini, sebelumnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat rapat paripurna Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) di APBN 2027, Rabu (20/5/2026).

Penunjukan Luke diungkapkan langsung oleh CEO Danantara Rosan Roeslani saat menyambangi Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/5/2026). 

"Untuk saat ini (Dirut PT DSI) Luke Thomas," kata dia. 

Nama Luke Thomas Mahony sendiri telah tercantum sebagai direktur dalam Surat Keputusan (SK) Pengesahan Nomor AHU-0039765.AH.01.01 Tahun 2026 tertanggal 19 Mei 2026, tentang pembentukan PT DSI, yang diterbitkan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum. 

Baca juga: PILU Aipda Fernandoz Sihombing Gendong Bayi Korban Kecelakan di Tol Pekanbaru, Guen Manurung Tewas

Jejak Karier 

Luke Thomas Mahony merupakan warga negara Australia yang sebelumnya menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia sejak September 2025. 

Ia juga bukan orang baru di sektor pertambangan.

Sebelum bergabung dengan Danantara, Luke memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di industri tambang. 

Luke pernah menjabat sebagai Chief Strategy and Technical Officer PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sepanjang Juli 2024-September 2025. 

Selain itu, dia pernah menduduki berbagai posisi teknis dan strategis di Vale Base Metals yang berkantor pusat di Kanada selama Juli 2014 hingga Agustus 2024. 

Di antaranya, Luke Thomas Mahony pernah menjabat sebagai Chief Technical Officer selama Desember 2022-Februari 2024, dan berlanjut sebagai Direktur sepanjang Februari-Agustus 2024. 

Tak hanya di Vale, dia juga memiliki pengalaman di BHP Billiton, perusahaan tambang multinasional asal Australia. 

Selama Juli 2010-Juli 2014 berkarir di perusahaan ini, Luke Thomas pernah menempati posisi Principal Business Analyst hingga Manager Production Prestrip.

Dari sisi pendidikan, Luke Thomas memang memiliki latar belakang akademik di bidang pertambangan dan keuangan. 

Ia lulus dengan gelar sarjana Mining Engineering dari University of New South Wales, Australia pada 2022. 

Kemudian dia juga memiliki tiga gelar master dari University of New South Wales, yakni Master Keuangan pada 2004, Master Teknik Pertambangan pada 2006, dan Master Geomekanika pada 2009. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved