Berita Viral
HATI-HATI Beli Barang di Medsos, IRT di Sumsel Ditakuti Komplotan Kedok Bea Cukai, Rp 7,9 Juta Raib
Hati-hati ibu-ibu yang belaja barang di media sosia. Seorang IRT di Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi korban dari komplotan
TRIBUN-MEDAN.com - Hati-hati ibagi bu-ibu yang belanja barang di media sosial. Seorang IRT di Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi korban dari komplotan yang mengaku dari Bea Cukai.
Korban inisial EP (67) ditakut-takuti pelaku dan terpaksa membayar Rp 7,9 juta.
Awalnya pelaku memancing korban menggunakan umpan berupa penawaran tas menarik di media sosial Facebook.
Ketika korban mulai tergiur, pelaku mengarahkan komunikasi ke jalur pribadi untuk mengunci kesepakatan transaksi.
Bagi Peran dan Alibi Dokumen Palsu, Siasat Pelaku Jerat Psikologis IRT
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (21/5/2026) siang di kawasan Jalan Soekarno-Hatta ini terbilang rapi.
Di awal, korban diminta mengirimkan uang pembayaran ke sebuah rekening bank atas nama Rizky Dermawan.
Namun, siasat sesungguhnya baru dimulai setelah uang pertama dikirim.
Pelaku lain segera berbagi peran dan menghubungi korban kembali dengan menyamar sebagai petugas otoritas pelabuhan.
"Saya tertarik dengan barang tersebut, kemudian saya menghubungi akun penjual dan melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp," katanya saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (21/5/2026).
"Setelah saya melakukan pembayaran, saya kembali dihubungi seseorang yang mengaku bernama Ricky dari Bea Cukai," katanya.
Pakai Ancaman Penjara untuk Kuras Dompet Korban
Untuk menekan psikologis korban, pelaku menggunakan siasat gertakan.
Ia mengklaim bahwa tas yang dipesan korban berstatus ilegal dan terancam disita jika tidak segera menebus biaya administrasi dokumen.
Tak tanggung-tanggung, pelaku juga melempar ancaman jeruji besi agar korban kehilangan akal sehat karena panik.
| DUA Hari Hellyana Divonis Penjara, Sang Suami Meninggal Dunia, Diizinkan Hadiri Pemakaman di Jakarta |
|
|---|
| IDRUS Marham Senggol Anies Baswedan yang Sebut Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja: Harus Optimis |
|
|---|
| PENGAKUAN Yudi Surya Pratama Jual Bayi Kandungnya Rp 25 Juta, Datang dari Semarang Sampai Palembang |
|
|---|
| PILU Ibu Bunuh Anaknya, Ditemukan Warga Pelaku Sedang Duduki Tubuh Putrinya, Tangan Korban Dipegangi |
|
|---|
| Sosok Luke Thomas, Warga Australia Ditunjuk jadi Bos BUMN Baru Danantara Sumberdaya Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berittatasbeacukaisff.jpg)