Berita Viral
Sosok Pratu Ferischal Anggota TNI Tewas Ditembak Rekannya Karena Senggolan saat Joget
Sejak kecil, Ferischal bercita-cita menjadi anggota TNI dan berhasil mewujudkan mimpinya setelah bergabung dengan Kesdam II/Sriwijaya
TRIBUN-MEDAN.com - Keluarga Pratu Ferischal masih berduka atas kematian keponakan mereka yang meninggal dunia akibat ditembak sesama prajurit di Kafe Panhead, Palembang, Sabtu (16/5/2026).
Sejak kecil, Ferischal bercita-cita menjadi anggota TNI dan berhasil mewujudkan mimpinya setelah bergabung dengan Kesdam II/Sriwijaya pada 2020.
Paman almarhum, Jasmadi Pasmeindra, mengenang Ferischal sebagai sosok yang periang dan penuh loyalitas, baik terhadap keluarga maupun teman-temannya.
"Kurang lebih enam tahun, alhamdulillah sudah tamat sekolah tes langsung lulus jadi TNI. Bulan Januari 2026 ini almarhum baru pulang dari Papua, tugas di sana selama satu tahun," ungkap Jasmadi.
Jenazah Pratu Ferischal kemudian dimakamkan secara militer di TPU Sematang Borang, Sabtu malam.
Jasmadi menyampaikan apresiasi kepada Kodam II/Sriwijaya atas perhatian yang diberikan selama proses pemakaman.
Peristiwa tragis terjadi di Kafe Panhead sekitar pukul 02.40 WIB, saat Ferischal dan seorang rekannya, Sertu MRR, diduga berselisih paham setelah senggolan saat berjoget.
Informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa Sertu MRR kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak Ferischal satu kali di perut sebelah kanan.
Korban sempat dilarikan ke RS Permata, namun nyawanya tidak tertolong.
"Sesampai di TKP, kita langsung melakukan olah TKP, mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi, dan mengevakuasi korban ke RS Permata. Setelah mendapatkan perawatan, korban meninggal dunia," kata Kapolsek IB I Palembang, Kompol Fauzi Saleh.
Dari pemeriksaan luar tubuh korban ditemukan satu lubang tembakan di perut sebelah kanan.
Keluarga menuntut kejelasan proses hukum dan transparansi terkait kasus tersebut.
"Keluarga meminta diusut tuntas. Jadi tersangka dan barang bukti yang diamankan ini mohon dipertegas, jenis senjatanya apa dan tersangka ini apa satuannya, dari mana. Supaya keluarga bisa mendapat suatu keadilan yang ditegakkan. Kami berharap penuh," ujar Jasmadi.
Pihak keluarga berharap Kodam II/Sriwijaya dan Denpom II/4 Palembang menjalankan investigasi secara menyeluruh agar kasus ini bisa terang benderang dan keadilan bagi almarhum Ferischal dapat ditegakkan.
Nasib Sertu MRR
Beginilah nasib Sertu MRR oknum TNI yang tembak mati rekan sesama TNI Pratu Ferischal.
Adapun TNI tembak TNI yakni Sertu MRR dan korban Pratu Ferischal di Palembang menjadi sorotan publik.
Permasalahan ini dipicu selisih paham antara Pratu Ferischal yang bersenggolan dengan Sertu MRR saat berjoget menikmati hiburan di Cafe, Resto, Bar, And Live Music Panhead, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Kini Sertu MRR yang sudah menembak Pratu Ferischal alias Pratu F akan diproses sesuai dengan aturan.
Hal ini dipastikan Kodam II/Sriwijaya yang memastikan proses hukum terhadap Sertu MRR.
Kasus ini sedang diproses oleh Denpom II/4 Palembang dan masuk tahap penyidikan.
Sesegera mungkin berkas perkara MRR dilimpahkan ke Otmil I-05 Palembang.
Sedangkan perkara DS akan dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.
Diketahui DS adalah warga sipil yang menyembunyikan barang bukti senpi rakitan, barang bukti itu ditemukan penyidik Denpom II/4 di rumahnya.
"Kodam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum prajurit sesuai prosedur yang berlaku.
Saat ini perkara tersangka MRR sedang didalami oleh Denpom II/4 Palembang dan masuk tahap penyidikan," ujar Kapendam II/Sriwijaya, Letkol Inf Yordania saat dijumpai wartawan, Minggu (17/5/2026).
Dalam penanganan kasus ini, Denpom II/4 Palembang memeriksa 21 saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk autopsi.
Hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian korban adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri hingga mengakibatkan perdarahan berat.
Kapendam menegaskan prajurit yang terlibat pelanggaran akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku dan setiap anggota harus siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
"Aturannya jelas, seluruh prajurit yang melanggar akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku. Setiap anggota juga harus siap menerima konsekuensi," tutupnya.
Tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara, sedangkan DS diamankan di rumahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara motif penembakan itu terjadi lantaran selisih paham dan cekcok yang menyebabkan perkelahian berujung penembakan.
"Motifnya selisih paham. Tidak saling kenal (tersangka dengan korban), kalau saling kenal mungkin ini tidak bakal terjadi," katanya.
Kini kasus tersebut sedang ditangani oleh Denpom II/4 Palembang dengan status penyidikan.
"Sedang didalami oleh Denpom II/4 Palembang," tutupnya.
Artikel sudah tayang di TribunSumsel.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Liciknya Siasat Kasat Narkoba Polres Kukar, AKP Yohanes Jualan Etomidate, Untung Banyak Harta Naik |
|
|---|
| SOSOK Raja Sinaga, Tukang Cilok Viral di Bandung Jualan Sambil Buka Lapak Baca Buku |
|
|---|
| Respons PDIP, Jokowi Bersama Relawan Akan Keliling Indonesia Berefek di Pemilu 2029 |
|
|---|
| Syekh Ahmad Al Misry Diduga Lepas Status WNI untuk Kabur, Polri Ajukan Red Notice ke Interpol |
|
|---|
| Hari Ini Dibacakan Tuntutan terhadap 3 Terdakwa Anggota TNI, Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pratu-ferischal-tribunmedan1.jpg)