Berita Viral

AWAL Mula Oknum Satpol PP Diduga Pungli, Janjikan Korban Jadi Pegawai Honorer Bayar Rp30 Juta

Keduanya mengaku menyerahkan uang masing-masing sebesar Rp30 juta kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam perekrutan tersebut.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
DUGAAN PENIPUAN - Ilustrasi untuk berita awal mula oknum Satpol PP diduga pungutan liar di Provinsi Sulawesi Selatan. Janjikan korban jadi pegawai honorer bayar Rp30 juta. 

TRIBUN-MEDAN.com - Awal mula oknum Satpol PP diduga pungutan liar di Provinsi Sulawesi Selatan.

Janjikan korban jadi pegawai honorer bayar Rp30 juta.

Modusnya, setiap korban dimintai uang puluhan juta dengan iming-iming proses perekrutan akan dipermudah.

Baca juga: Polisi Gelar Patroli, Remaja Gunakan Motor Knalpot Brong Dihukum Push Up 

Status kepegawaian dijamin aman.

Dua korban di antaranya Audi dan Ansar, warga Kabupaten Maros.

Keduanya buka suara setelah merasa dipermainkan bertahun-tahun.

Keduanya mengaku menyerahkan uang masing-masing Rp30 juta kepada oknum.

Baca juga: PENGAKUAN Anak Buah AKP Yohanes Hutapea, tak Tahu Isi Paket Ternyata Narkoba, Langsung Diserahkan

Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan.

Dugaan pungutan liar itu kemudian dibantah oleh pihak Satpol PP.

Mereka membantah jika pihaknya melakukan pungli dan penipuan dalam rekrutmen pegawai.

Satpol PP Sulsel juga menyebut pada tahun 2022 tak pernah ada penerimaan anggota secara resmi saat dugaan pungutan liar dan penipuan terjadi.

“Satpol PP Sulsel menegaskan bahwa tidak ada rekrutmen resmi anggota pada periode tersebut. Dugaan yang terjadi merupakan tindakan oknum yang memanfaatkan nama institusi untuk kepentingan pribadi,” ujar Kabid Bina Masyarakat Satpol PP Sulsel, A Rizki Melta S., dalam siaran pers kepada Tribun-Timur.com, Ahad atau Minggu (17/5/2026).

Baca juga: ALASAN TNI Gadungan Ngaku Jadi Korban Begal, Nekat Bikin Laporan Palsu, Terkuak Lagi Butuh Uang

Lebih lanjut, Rizki mengatakan kejadian tersebut terjadi sebelum Andi Arwien Azis menjabat Kepala Satpol PP Sulsel.

Kepala Satpol PP Sulsel sebelumnya adalah Mujiono.

Pada masa kepemimpinan Arwien, kata Rizki, internal organisasi perangkat daerah tersebut dibenahi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved