Berita Viral

POLISI BURU Bandar Utama Pemasok Narkoba untuk AKP Yohanes Bonar Hutapea yang Berada di Medan

Peredaran gelap narkotika yang menjerat Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA), terus bergulir

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
IST/wartakota.com
KASAT TERLIBAT NARKOBA - Seorang perwira aktif yang menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, ditangkap terkait dugaan kasus narkotika. Sosok tersebut adalah AKP Yohanes Bonar Adiguna, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2015 yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak karier cukup cemerlang di lingkungan Polda Kalimantan Timur. 

Polisi Buru Bandar Utama Pemasok Narkoba untuk AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea yang Diduga Berada di Medan, Sumatera Utara.

TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjerat Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA), terus bergulir.

Di samping pemeriksaan internal, fokus penyelidikan kini mengarah pada satu pertanyaan besar, dari mana asal narkoba yang melibatkan perwira polisi tersebut?

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengidentifikasi bahwa pasokan obat keras terlarang tersebut dikirim dari luar pulau. Seluruh paket haram itu diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang nekat, yakni memanfaatkan jasa ekspedisi reguler untuk menyamarkan pengiriman antarpulau dari jaringan narkoba Medan menuju Kalimantan Timur.

"Pemilik barang ada di Medan. Makanya kita belum bisa memberikan semua informasi karena masih dilakukan pengejaran," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamletahitu, kepada Tribunkaltim.co, Minggu (17/5/2026).

Baca juga: TERNYATA Paket Narkotika AKP Yohanes Hutapea Dikirim dari Medan, Sudah 5 Kali, Suruh Anak Buah Ambil

Kronologi Pengungkapan dan Modus Jalur Ekspedisi

Penyelidikan kasus narkoba terbaru ini bermula dari operasi bersama antara Polda Kaltim, pihak Bea Cukai, serta jajaran internal kepolisian melalui metode control delivery (teknik penyerahan di bawah pengawasan).

Petugas sengaja membiarkan paket narkoba berjalan ke alamat tujuan di wilayah Tenggarong untuk memetakan siapa penerima dan jaringan di belakangnya.

"Jadi itu bermula dari control delivery bersama cukai dan teman-teman. Ada pengiriman di wilayah Tenggarong, kemudian kita kembangkan," jelas Romylus.

Baca juga: Setelah Ditangkap Kasat Resnarkoba AKP Bonar Hutapea Mengaku Narkotika Dipakai Sendiri, Baru Setahun

Saat paket diambil di Tenggarong, petugas langsung melakukan penangkapan.

Namun, belakangan terungkap bahwa orang yang mengambil barang tersebut merupakan seorang anggota polisi aktif berinisial A, yang tidak lain adalah anak buah dari AKP Yohanes Bonar Adiguna sendiri.

Berdasarkan pemeriksaan, oknum bintara polisi berinisial A mengaku diperintah oleh YBA dan sama sekali tidak mengetahui isi kardus tersebut.

Mengatahui adanya keterlibatan oknum perwira, Ditresnarkoba langsung berkoordinasi dengan Bidang Propam Polda Kaltim untuk mengamankan AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea.

Baca juga: PROFIL dan Biodata AKP Yohanes Bonar Adiguna Hutapea, Lulusan Akpol 2015 yang Terjerat Kasus Narkoba

Data Jumlah Barang Bukti dan Alur Pengiriman Paket

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved