Berita Viral

Duduk Perkara Siswi SMAN 1 Pontianak Josepha Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

Siswi SMAN 1 Pontianak,  Josepha Alexandra alias Ocha mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Tangkapan layar
DAPAT ANCAMAN - Siswi SMAN 1 Pontianak,  Josepha Alexandra alias Ocha mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal. Josepha merupakan satu dari peserta tim kelompok C  yang sempat memprotes keputusan juri dari kepegawaian MPR. 


“Dan inilah sesungguhnya semangat keindonesiaan yang kami ingin bangun melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI,” tandasnya.

Untuk diketahui, SMAN 1 Pontianak memberikan tanggapan resmi terkait polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat pada Sabtu (9/5/2026) lalu.

Mereka menegaskan tidak akan mengikuti tanding ulang LCC yang sebelumnya diumumkan oleh MPR RI.

Sebaliknya, pihak sekolah memilih menghormati hasil akhir lomba dan mendukung SMAN 1 Sambas untuk maju mewakili Kalbar ke tingkat nasional.

Baca juga: Awalnya Kenal di Medsos Bertengkar soal Wanita, Anak 13 Tahun Tewas Ditikam Temannya

Tanggapan Federasi Guru soal Penolakan

Federasi Seluruh Guru Indonesia (FSGI) merespons rencana MPR RI untuk mengulang final Lomba
Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat.
MPR menyebut langkah tersebut sebagai upaya perbaikan dan menjaga kepercayaan publik.
Ketua Umum FSGI, Fahriza Marta Tanjung, menambahkan, pihak menolak gelaran LCC 4 pilar itu karena kesalahan juri seharusnya menjadi tanggung jawab penyelenggara.
Dikatakan, bukan dibebankan kepada peserta dengan cara mengulang kompetisi.
"Kesalahan juri tidak boleh dibebankan kepada peserta. Anak-anak sudah berjuang secara sportif dan hasil lomba seharusnya tetap dihormati," ujar Fahriza di Jakarta, Kamis (14/5).
Ditambahkan Ketua Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti, pengulangan lomba bukan langkah tepat karena berpotensi psikologis pada peserta didik.
“Keputusan ini sekilas terlihat adil, tetapi justru dapat menjadikan anak-anak sebagai korban kebijakan,” ujar Retno.
FSGI menegaskan sejumlah alasan penolakan pengulangan, di antaranya: kemenangan peserta merupakan hasil kerja keras.

Kesalahan Juri Berdampak pada Psikologis

Walau SMAN 1 Sambas mungkin diuntungkan dengan ketidakcermatan dewan juri, namun itu bukan kesalahan peserta didik dari SMAN 1 Sambas ini, itu kesalahan Dewan Juri yang tidak profesional. 
"Jangan karena kesalahan dewan juri, anak-anak ini menjadi korban," ujar Fahriza.
Jika kecurangan dari peserta, maka langkahnya bukan diulang tapi peserta yang curang itu di diskualifikasi.
Di sisi lain, jika LCC 4 Pilar di Kalimantan Barat akan diulang, maka dapat dipastikan seluruh
peserta didik, semua sekolah harus mempersiapkan ulang dan bisa jadi yang menang
bukan SMAN 1 Sambas dan mungkin juga bukan SMAN 1 Pontianak. 
"Ada potensi dampak psikologis, beban biaya tambahan bagi negara dan sekolah, serta kemungkinan munculnya sengketa hukum," jelas dia.
FSGI meminta MPR untuk fokus pada evaluasi sistem dan perbaikan mekanisme penjurian agar kejadian serupa tidak terulang, bukan dengan mengulang lomba yang sudah selesai.
“Yang paling penting adalah memastikan kejadian ini tidak terulang kembali,” tegas Komisioner KPAI Periode 2017-2022 itu.

Tuai Kritik, Juri Belum Minta Maaf

Hingga saat ini, kedua dewan juri tersebut belum menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik.

Sikap diam kedua juri ini menuai kritik dari Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji.

Ia menilai sikap tersebut sebagai bentuk arogansi karena hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Indri Wahyuni maupun Dyastasita Widya Budi.

“Saya belum melihat dari para juri yang melakukan misalnya membuat pernyataan maaf secara resmi kan begitu.

Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 15 Mei 2026, Hujan Merata di Malam Hari

Jadi sepertinya masih sangat arogan dengan keputusan mereka,” ucap Indra sebagaimana dikutip dari YouTube Kompas TV.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: tribun-bogor.com/Kompastv/ Tribunnews

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved