Berita Viral

TERUNGKAP Ancaman ke Josepha Usai Viral Protes Juri Lomba Cerdas Cermat, Sekolah Buka Suara

Terungkap ancaman ke Josepha Alexandra usai viral protes juri Lomba Cerdas Cermat (LCC), SMAN 1 Pontianak buka suara

Tayang:
Tangkapan layar
VIRAL CERDAS CERMAT MPR: Master of ceremony (MC) lomba cerdas cermat MPR RI kena mental usai viral. Di sisi lain, penonton membongkar kisah di balik layar lomba. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Terungkap ancaman ke Josepha Alexandra usai viral protes juri Lomba Cerdas Cermat (LCC), SMAN 1 Pontianak buka suara.

Baru-baru ini bocor chat berisi ancaman terhadap Josepha Alexandra di media sosial.

Pesan dari nomor tidak dikenal tersebut menuntut penghapusan video protes di Instagram dan memicu kabar bahwa Ocha kini mengalami intimidasi serta tekanan mental.

Adapun kabar ini muncul setelah siswi SMAN 1 Pontianak ini viral memprotes juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Kalimantan Barat.

Informasi mengenai ancaman ini pertama kali diunggah oleh akun Threads @zvanniisygg yang mengaku sebagai pihak keluarga.

Dalam unggahan tersebut, terlihat pesan singkat yang bernada peringatan hukum kepada Ocha.

“Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi,” demikian isi pesan WhatsApp yang ditunjukkan akun tersebut.

Baca juga: Sejumlah Komoditas Terancam Naik Harga Imbas Rupiah yang Makin Loyo, Rekor Rp 17.600 per Dollar AS

Kabar mengenai memburuknya kondisi psikologis Ocha juga sempat ramai setelah akun @will_bertus1996 menyebut keponakannya itu menjadi murung.

Dalam narasinya, ia meminta keadilan karena Ocha disebut sering mengurung diri di kamar akibat situasi yang memanas pasca-perlombaan.

"Mohon keadilan untuk keponakan saya khususnya ananda Ocha. ybs yg menjawab pertanyaan dgn benar dari kelompok C dan umum utk SMAN 1 yg harusnya mewakili Kalbar, ponakan saya skrg jd murung dan mengurung diri di kamar," tulis akun tersebut.

Menanggapi kegaduhan itu, pihak SMAN 1 Pontianak segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk memberikan klarifikasi.

Melalui akun Instagram sekolah, mereka membantah seluruh kabar yang menyebut Ocha sedang dalam kondisi tertekan atau diintimidasi.

Sekolah menegaskan bahwa informasi yang beredar di Threads dan platform lainnya terkait kesehatan mental Ocha adalah tidak benar.

"Terimakasih atas atensi besar dan kepedulian terhadap Yosepha. Kami mengonfirmasi bahwa berita ini hoax dan tidak bersangkutan dengan Yosepha," tulis akun resmi SMAN 1 Pontianak.

Pihak sekolah juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

Baca juga: Kesal Dituduh Curi Perangkap Ikan, Pria di Hamparan Perak Tega Bunuh Abang Ipar

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved