Berita Viral
Awal Mula Pelajar Dibunuh Kakak Kelas, Sempat Dikira Korban Bentrok Suporter, Pelaku Terlilit Utang
Setelah membunuh korban, FA membawa kabur sepeda motor milik AF dan menjualnya dengan harga lebih dari Rp4 juta.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah awal mula pelajar dibunuh kakak kelas di Karawang.
Korban sempat dikira tewas akibat bentrok suporter.
Belakangan diketahui korban yang berinisial AF (15) tewas dibunuh.
Baca juga: Polrestabes Medan Gerebek Kandang Unggas di Pemukiman Padat Disulap Jadi Sarang Narkoba
Pelaku merupakan kakak kelas korban yang diketahui tengah terlilit utang.
AF ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Karawang, akhirnya terungkap.
Polres Karawang mengungkapkan motif yang menyebabkan pembunuhan itu terjadi.
Baca juga: Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat di Deli Serdang Dikebut, Pekerja Ditambah Jadi 1000 Orang
Dengan pengungkapan ini, korban dipastikan bukan tewas akibat bentrokan suporter sepak bola seperti yang disangka sebelumnya.
Korban ternyata dibunuh oleh FA (17), remaja yang baru lulus sekolah dan merupakan kenalan korban di sekolah.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, mengatakan bahwa motif pembunuhan ini adalah ekonomi.
"Pelaku terlilit utang. Jadi hubungan pelaku dan korban ini teman yang kenal di sekolah. Pelaku ini dulu kelas 3 dan korban kelas 1 SMK. Mereka saling kenal dari sekolah, sekarang korban kelas 2 SMK dan pelaku sudah lulus," kata Fiki dalam konferensi pers, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Xiangfei dari Kashgar dan Jejak Islam Kara Khanid di Xinjiang
Peristiwa tragis itu bermula ketika korban menjemput pelaku sebelum keduanya pergi ke wilayah Batujaya.
Namun setibanya di lokasi, pelaku diduga langsung menjalankan aksi sadis yang telah direncanakan sebelumnya.
Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kanan, dada kiri, dan pinggang sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah membunuh korban, FA membawa kabur sepeda motor milik AF dan menjualnya dengan harga lebih dari Rp4 juta.
Polisi pun kini masih memburu pembeli kendaraan tersebut.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian, telepon genggam, dan sepeda motor korban.
Kapolres menegaskan, kasus tersebut murni tindak kriminal dan tidak ada kaitannya dengan kerusuhan suporter sepak bola yang sebelumnya ramai diperbincangkan.
“Ini bukan korban kerusuhan suporter. Murni pembunuhan,” tegasnya.
Pelaku dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana.
Meski masih di bawah umur, proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan sesuai sistem peradilan anak.
Direncana Secara Matang
Peristiwa bermula saat korban menjemput pelaku untuk pergi bersama ke wilayah Batujaya.
Tanpa rasa curiga, korban membonceng pelaku menuju lokasi yang ternyata menjadi titik eksekusi.
Setibanya di lokasi sunyi, pelaku langsung melancarkan aksi yang telah direncanakan.
"Pelaku memiting korban, menarik lehernya, lalu menyayat dan menusuk korban menggunakan pisau dapur yang sudah dibawa dari rumah," jelas Fiki.
Korban menderita luka fatal di bagian dada kanan, dada kiri, dan pinggang.
Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku membawa kabur sepeda motor AF dan menjualnya seharga lebih dari Rp4 juta.
Ancaman Hukuman Pembunuhan Berencana
Kapolres kembali mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang mengaitkan kasus ini dengan kerusuhan kelompok suporter.
"Ini bukan korban kerusuhan suporter. Kami pastikan ini murni pembunuhan," tegasnya.
Meski pelaku berinisial FA masih berusia 17 tahun, polisi menjeratnya dengan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana.
Baca juga: NASIB Anggota DPRD Syahri Assidiqi Disanksi Berat Imbas Merokok dan Main Gim Saat Rapat Kesehatan
Proses hukum akan tetap berjalan dengan memperhatikan Sistem Peradilan Pidana Anak.
Saat ini, polisi juga tengah memburu penadah yang membeli motor curian milik korban
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Awal-Mula-Pelajar-Dibunuh-Kakak-Kelas-Sempat-Dikira-Korban-Bentrok-Suporter-Pelaku-Terlilit-Utang.jpg)