Deli Serdang Terkini
Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat di Deli Serdang Dikebut, Pekerja Ditambah Jadi 1000 Orang
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Deli Serdang saat ini baru mendekati 50 persen.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Proyek pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Deli Serdang saat ini baru mendekati angka 50 persen.
Meskipun sudah mendekati tahun ajaran baru, progres pengerjaan fisik di lapangan tercatat masih separuh dari perencanaan awal.
Kendati demikian, pemerintah menargetkan seluruh proses pembangunan fasilitas pendidikan ini dapat selesai 100 persen pada Juni mendatang.
Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Deli Serdang, Khairuddin Hariman Siregar menyebutkan progres akhir April lalu berada di angka 48 persen.
Guna mengejar target tersebut, jumlah pekerja di lokasi kini ditingkatkan secara signifikan dari semula 400 orang menjadi 1.000 orang.
Proyek yang berlokasi di Desa Tandem Hilir 1, Kecamatan Hamparan Perak ini dikerjakan sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat.
Langkah percepatan ini diambil karena Presiden Prabowo Subianto sangat serius memantau perkembangan program unggulan tersebut.
Miliki Lapangan Bola Standar Internasional, Kuota Siswa Dijaring Lewat Penjangkauan
Sementara menunggu gedung baru selesai, aktivitas Sekolah Rakyat di Deli Serdang saat ini menempati gedung Sentra Insyaf di Kecamatan Kutalimbaru.
Sekolah Rakyat ini nantinya akan menyediakan jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA secara terpadu.
Fasilitas baru ini dirancang dengan luas lahan mencapai 7,3 hektare dan dilengkapi lapangan sepak bola berumput standar internasional.
Kabupaten Deli Serdang menjadi salah satu dari lima daerah di Sumatra Utara yang dipilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.
Mengenai sistem perekrutan siswa, Khairuddin menegaskan bahwa pemerintah tidak membuka jalur pendaftaran reguler melainkan melalui sistem penjangkauan.
Petugas Pendamping PKH dan Dinas Sosial akan turun langsung ke desa-desa untuk memverifikasi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Pekerjaan di lokasi kini dilakukan selama 24 jam penuh agar target peresmian pada 22 Juni mendatang dapat tercapai tanpa kendala.
Diharapkan kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat menjadi solusi nyata dalam menekan angka putus sekolah bagi anak-anak miskin di Deli Serdang.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kakek yang Ditahan 2 Hari di RSUD Amri Tambunan Meninggal, Pernyataan Humas Dibantah Pihak Yayasan |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Angkat Bicara soal Pasien yang Diduga Ditahan RSUD Amri Tambunan |
|
|---|
| Guru Ngaji di Pantai Labu Viral karena Berani Lawan Pengedar Narkoba, Polisi Tangkap Pelaku |
|
|---|
| RSUD Amri Tambunan Angkat Bicara soal Dugaan Penahanan Kakek yang Tak Bisa Bayar Biaya Berobat |
|
|---|
| Kakek di Deli Serdang Ditahan RSUD Amri Tambunan, Tak Bisa Bayar Biaya Berobat Rp 3,4 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penampakan-progres-pembangunan-proyek-Sekolah-Rakyat111.jpg)