Berita Internasional
Mengejutkan Pengakuan Donald Trump, Presiden AS Dilaporkan Ingin Angkat Kaki dari Perang Iran
Pernyataan itu muncul di tengah memanasnya perang Iran yang justru dipicu oleh operasi gabungan AS-Israel sejak 28 Februari lalu.
Karena itu, narasi “bosan” bisa dibaca sebagai strategi komunikasi politik untuk mengurangi ekspektasi publik sekaligus membuka ruang mundur tanpa terlihat kalah.
Dalam skenario tersebut, Pakistan mulai disebut sebagai pihak yang berpotensi mengambil alih proses mediasi regional. Peran Islamabad dinilai penting karena memiliki jalur komunikasi dengan Iran maupun blok Barat.
Jika mediasi berhasil dialihkan, AS berpeluang menarik diri perlahan dari konflik tanpa harus mengakui kegagalan secara terbuka.
Laporan The Atlantic bahkan menyebut Trump kini justru "enggan" untuk melanjutkan pertempuran lebih jauh.
Akhir dari Sebuah Gertakan
Apa yang disebut sebagai “kebosanan” Presiden AS kemungkinan bukan sekadar emosi pribadi, melainkan instrumen politik yang sengaja dimainkan.
Dalam politik global, perubahan retorika sering digunakan untuk mengubah arah konflik tanpa harus mengakui kesalahan strategi sejak awal.
Saat ini, Washington berada di titik sulit: melanjutkan perang berarti menanggung biaya ekonomi dan risiko politik lebih besar, sementara mundur terlalu cepat bisa dianggap sebagai kelemahan.
Di papan catur geopolitik, terkadang cara terbaik untuk menutupi langkah yang salah adalah dengan pura-pura bosan dengan permainannya.
Artikel sudah tayang di Kompas.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gencatan AS dengan Iran Masuk Fase Sekarat, Harga Minyak Dunia Langsung Naik |
|
|---|
| Wanita Tikam Kekasihnya hingga Tewas di Pabrik setelah Pergoki Teleponan dengan Perempuan Lain |
|
|---|
| Alotnya Proses Gencatan Senjata AS dan Iran, Trump Sebut Proposal dari Teheran Tak Masuk Akal |
|
|---|
| Kondisi Terkini Motjaba Khamenei usai Serang Israel-AS, Begini Penjelasan Resmi dari Iran |
|
|---|
| Kepergok Bersama Sang Kekasih di Rumah, Wanita Muda Tewas Dihabisi Tiga Saudaranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mohammad-Bagher-Ghalibaf-DIINCAR-PRESIDEN-TRUMP.jpg)