Berita Viral
Nasib Tragis Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Siak, Keluarga Pelaku Perantauan dari Sumut
FA meninggal dunia pada Kamis 7 Mei 2026 setelah ditemukan dalam kondisi kejang dan tidak sadarkan diri di rumahnya.
Sementara korban sendiri baru enam bulan tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya di Kerinci Kiri tersebut. Karena ibu kandung korban yang di Sumatra Utara menyerahkan hak asuh kepada ayah korban yang telah lama menikah dengan pelaku.
Penghulu Kampung Kerinci Kiri, Ali Kasim, mengatakan keluarga tersebut datang ke Siak mengikuti kerabat mereka yang lebih dulu tinggal dan menikah dengan warga setempat.
Meski telah menetap lebih kurang dua tahun, identitas kependudukan mereka masih berasal dari Sumatera Utara.
“Memang mereka ini perantau dari Sumatera Utara. KTP-nya masih Sumut semua. Sudah sekitar dua tahunan tinggal di Kerinci Kiri,” kata Ali Kasim kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (11/5/2026).
Ali menjelaskan, korban FA sebelumnya tinggal bersama ibu kandungnya di Sumatera Utara.
Namun sekitar enam bulan lalu, bocah itu dikirim untuk tinggal bersama ayah kandungnya yang telah menikah lagi dengan perempuan yang kini menjadi tersangka kasus tersebut.
“Informasinya anak ini baru sekitar enam bulan diserahkan ibu kandungnya kepada bapaknya di sini. Ibu kandungnya di Sumut dan katanya sudah menikah lagi,” ujarnya.
Menurut Ali, ayah korban bekerja serabutan, mulai dari menjadi buruh panen sawit hingga bekerja sebagai tukang.
Sedangkan ibu tiri korban lebih banyak berada di rumah dan sesekali membantu suaminya bekerja di kebun sawit.
Dari cerita warga sekitar, korban disebut kerap dimarahi oleh ibu tirinya. Bahkan, FA pernah kabur dari rumah karena takut dimarahi.
“Ada cerita dari warga, anak ini pernah lari malam-malam dan ditemukan di rumah tetangga. Waktu ditanya kenapa lari, katanya takut dimarahi,” ungkapnya.
Ali menyebut, warga sebelumnya tidak mengetahui adanya dugaan kekerasan berat terhadap bocah tersebut.
Dugaan itu mulai mencuat setelah korban dibawa ke fasilitas kesehatan dengan kondisi tubuh penuh luka lebam.
“Waktu dibawa ke rumah sakit mulai terlihat banyak lebam di badan, tangan, kaki, bahkan ada luka di kepala. Dari situ masyarakat mulai curiga,” katanya.
Ia mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut dan menyebut kasus itu menjadi peristiwa yang menggemparkan warga Kampung Kerinci Kiri.
“Kami sangat kesal dan menyayangkan sekali kejadian seperti ini. Sebagai manusia tentu sangat prihatin melihat anak kecil jadi korban,” tuturnya.
(Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Ibu Tiri Aniaya Bocah 6 Tahun
Bocah 6 Tahun Dianiaya Ibu Tiri
Bocah 6 Tahun Tewas Dianiayaa Ibu Tiri
| Perburuan Ahmad Al Misry, Tersangka Pelecehan Seksual Sejumlah Santri,Diduga Punya 2 Kewarganegaraan |
|
|---|
| Polda Maluku Buka Suara Kasus Polwan Brigpol Isyebel Diduga Selingkuh Hingga Digrebek Suami |
|
|---|
| Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Penampilannya Berubah Drastis, Tubuhnya Kurus dan Wajah Pucat |
|
|---|
| SOSOK Josepha Siswi Diduga Dicurangi Juri Saat Lomba Cerdas Cermat MPR Padahal Jawabannya Benar |
|
|---|
| Fakta Nenek 80 Tahun Disekap Calon Menantu, Pelaku Gasak Tabungan Rp 2 M dan Emas Demi Foya-fota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Bocah-6-tahun-dianiaya-Ibu-tiri.jpg)