Berita Viral

Juri LCC 4 Pilar Buat Geram Publik, Sekda Kalbar: Juri Terkesan Tak Memahami Materi

Cuplikan video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing kemarahan warganet. Penilaian juri merugikan peserta.

Tayang:
X @Opposisi6890
SASARAN NETIZEN- Dyastasita Widya Budi, atau Dyastasita WB, pejabat di Sekretariat Jenderal MPR RI jadi sasaran amukan warganet karena dianggap tidak adil saat menjadi juri LCC 4 Pilar di Kalimantan Barat. 

Harisson menilai seorang juri seharusnya mampu memahami inti materi, bukan hanya mencocokkan redaksi kalimat secara kaku.

Menurutnya, apabila juri benar-benar menguasai materi Empat Pilar MPR RI, mereka seharusnya dapat langsung memahami bahwa jawaban peserta sudah tepat tanpa harus terpaku pada susunan kata.

“Kalau kita sudah paham materi yang ditanyakan, tidak perlu lagi terus melihat tab. Cukup dengar jawaban anak-anak ini, kita langsung tahu substansinya benar atau tidak dan bisa langsung memberikan nilai,” ujar Harisson.

Ia pun meminta agar rasa keadilan benar-benar diberikan kepada siswa yang merasa dirugikan dalam perlombaan tersebut.

“Saya minta ada rasa keadilan yang harus diterima oleh anak-anak SMANSA. Jangan biarkan rasa ketidakadilan itu membekas di diri mereka,” sambungnya.

Empat Pilar Harus Menjunjung Sportivitas

Harisson juga menyoroti ironi dari polemik tersebut. Menurutnya, lomba yang membawa tema Empat Pilar MPR RI seharusnya menjadi contoh penerapan nilai keadilan, objektivitas, dan sportivitas.

Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh hanya menjadi slogan dalam perlombaan.

“Apalagi kita sedang berbicara tentang Empat Pilar MPR RI: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai keadilan dan objektivitas harus benar-benar dijunjung,” kata Harisson.

Disdikbud Kalbar Duga Ada Gangguan Speaker

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pihaknya telah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak beserta tim pendamping untuk membahas insiden tersebut.

Faisal mengungkapkan adanya dugaan gangguan speaker yang mengarah ke meja juri sehingga jawaban peserta tidak terdengar jelas.

“Informasi yang saya terima, speaker yang mengarah ke juri mengalami gangguan sehingga jawaban peserta kurang terdengar jelas," ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa suara justru terdengar normal di area penonton maupun siaran langsung YouTube.

"Sementara di live YouTube dan ke audiens penonton, suara terdengar jelas,” tambahnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved