Berita Viral
Juri LCC 4 Pilar Buat Geram Publik, Sekda Kalbar: Juri Terkesan Tak Memahami Materi
Cuplikan video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing kemarahan warganet. Penilaian juri merugikan peserta.
TRIBUN-MEDAN.com - Juri dari ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat memicu kemarahan publik, termasuk membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat turut mengkritik.
Setelah video kontroversial penilaian juri viral di media sosial, Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, ikut angkat bicara dengan nada tegas.
Ia mengaku geram melihat penilaian yang dianggap tidak adil terhadap peserta dari SMAN 1 Pontianak.
Menurutnya, persoalan ini bukan lagi sekadar soal lomba, melainkan sudah menyentuh rasa keadilan bagi para siswa yang berjuang membawa nama sekolah mereka.
Baca juga: LOMBA Cerdas Cermat MPR Viral Dugaan Kecurangan, MC Kena Mental, Protes ke Juri Tapi Tak Didengar
Video Viral Picu Kemarahan Publik
Polemik bermula dari babak final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026).
Tiga sekolah terbaik bertarung di babak akhir, yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Namun suasana kompetisi berubah panas ketika jawaban dari salah satu peserta justru dinyatakan salah oleh dewan juri, meski belakangan jawaban serupa dari tim lain dianggap benar.
Cuplikan video kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memancing kemarahan warganet. Banyak yang menilai penilaian juri tidak objektif dan merugikan peserta.
Baca juga: Sudah Cerai Permanen, Hubungan Suami Istri Pinkan Mambo dengan Arya Khan: Pisah Secara Mutlak
Harisson: Substansi Jawaban Sudah Benar
Sekda Kalbar Harisson menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan nilai keadilan dalam dunia pendidikan.
Ia menegaskan bahwa jawaban peserta yang dipermasalahkan sebenarnya sudah benar secara substansi dan bahkan sama dengan jawaban regu lain yang kemudian memperoleh nilai penuh.
Menurut Harisson, dewan juri diduga terlalu terpaku pada teks jawaban yang ada di perangkat penilaian mereka.
“Juri ini terkesan tidak terlalu memahami materi yang ditanyakan sehingga harus membaca jawaban yang ada di tab mereka lalu mencocokkannya dengan jawaban peserta,” ujar Harisson, dikutip Senin (11/5/2026).
Baca juga: Gencatan AS dengan Iran Masuk Fase Sekarat, Harga Minyak Dunia Langsung Naik
Penilaian Harus Objektif, Bukan Sekadar Hafalan Teks
Juri LCC 4 Pilar Buat Geram Publik
Sekda Kalbar Tanggapi Juri LCC 4 Pilar
Lomba Cerdas Cermat MPR Viral
LCC 4 Pilar
| LOMBA Cerdas Cermat MPR Viral Dugaan Kecurangan, MC Kena Mental, Protes ke Juri Tapi Tak Didengar |
|
|---|
| Shampo Selsun Mengandung 1,4-dioksan, Benarkah Bisa Memicu Kanker? |
|
|---|
| NASIB Pria Halangi dan Rusak Ambulans Karena Terganggu Bunyi Sirine, Kini Nangis Minta Ampun |
|
|---|
| Sosok Zakaria Pria di Lingga Bunuh Istrinya ke-7, Pernah Dipenjara 7 Tahun karena Bunuh Istri ke-6 |
|
|---|
| PENAMPILAN Terbaru Kamaruddin Simanjuntak Usai Sakit, Tubuh Jadi Kurus Hingga Diisukan Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Dyastasita-Widya-Budi-atau-Dyastasita-WB.jpg)