Berita Nasional

HARTA Kekayaan Terbaru Presiden Prabowo, Naik Rp 4 Miliar dari Sebelumnya, Capai Rp 2 Triliun

Dalam laporan tersebut, total kekayaan Prabowo mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi untuk membongkar kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Kepala Negara mendesak aparat agar kasus teror tersebut diusut tuntas, termasuk ke pihak yang menyuruh mereka. 

TRIBUN-MEDAN.com - Jumlah harta kekayaan terbaru Presiden RI Prabowo Subianto meningkat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis laporan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025 yang tercatat dalam sistem elhkpn.kpk.go.id.

Dalam laporan tersebut, total kekayaan Prabowo mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun.

Dokumen harta itu sendiri dilaporkan dengan posisi data per 31 Maret 2026.

Dari sisi aset properti, Prabowo memiliki 10 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan dan Bogor dengan nilai sekitar Rp323,75 miliar.

Baca juga: Koordinator SPPG di Asahan Sebut Bangunan Dibongkar karena Permasalahan Pemodal Pertama dan Kedua

Selain itu, ia juga tercatat memiliki kendaraan yang terdiri dari delapan mobil dan satu sepeda motor dengan total nilai Rp1,25 miliar.

Di luar itu, terdapat pula aset lain berupa harta bergerak yang nilainya mencapai Rp16,46 miliar.

Pada kategori investasi, surat berharga yang dimilikinya tercatat sebesar Rp1,677 triliun.

Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki mencapai sekitar Rp48,04 miliar.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, total kekayaan Prabowo mengalami kenaikan sekitar Rp4 miliar.

Baca juga: Ultimatum KPK pada Crazy Rich Heri Black Mangkir tanpa Alasan Jelas, Kasus Suap Importasi Bea Cukai

Secara keseluruhan, laporan ini menggambarkan komposisi aset yang dominan pada surat berharga dan properti dalam struktur kekayaannya.

Adapun pada tahun sebelumnya, hartanya sebesar Rp2.066.764.868.191 (Rp2,066 triliun) di mana kenaikan tersebut karena naiknya harga jual tanah dan bangunan Prabowo yang berada di Jakarta Selatan.

Pada tahun 2024, properti milik Prabowo yang berada di Jakarta Selatan seluas 818 meter persegi (luas tanah) dan 580 meter persegi (luas bangunan) senilai Rp34.448.143.000 (Rp34,44 miliar).

Sementara, di tahun 2025, harga unit tersebut meningkat menjadi Rp37 miliar.

Lalu, unit lainnya seluas 8.365 meter persegi (luas tanah) dan 2.175 meter persegi (luas bangunan) seniai Rp167.278.925.000 (Rp167,27 miliar) di tahun 2024.

Baca juga: Modus Ngaku Polisi Siber Polda Sumut, Emas Rp95 Juta Milik Warga Patumbak Raib

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved