Berita Viral

Pertalite Tak Dijual Lagi di Sejumlah SPBU Pertamina, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kementerian ESDM buka suara setelah viralnya pengumuman di sejumlah SPBU Pertamina yang berhenti menjual Pertalite. 

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Tangkapan layar SPBU Pertamina umumkan tak lagi jual Pertalite per 1 Mei 2026.(Instagram) 

Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular hingga memakan sebagian besar badan jalan utama, yang berakibat pada kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik strategis kota. 

Dilansir Kompas.com, kepadatan luar biasa terlihat di beberapa ruas jalan protokol.

Kendaraan yang mengantre memakan seperempat badan jalan, menghambat laju kendaraan lain. Antrean dilaporkan mencapai lebih dari 1 km

Mulyadi (42), salah seorang warga yang mengantre di SPBU Imam Bonjol, mengaku harus menghabiskan waktu lebih dari dua jam hanya untuk mengisi tangki motornya dengan Pertamax. 

“Sudah antre selama dua jam lebih, baru dapat sekarang. Saya tunggu dari jam 06.30 baru selesai jam 08.45-an. Rasanya kemarin tidak separah ini, ini semakin panjang dan lama antrenya,” ungkap Mulyadi dengan nada kecewa. 

Senada dengan Mulyadi, Hendri (56) warga Jalan Adonis Samad, merasa frustrasi karena harus berkeliling kota mencari SPBU yang antreannya masuk akal. 

Menurutnya, situasi ini terus memburuk setiap harinya tanpa ada tanda-tanda perbaikan.

“Makin parah, bukannya makin baik. Enggak tahu kebijakan pemerintah ini seperti apa, apakah tidak ada evaluasi sebelumnya sampai jadi begini,” tutur Hendri. (*/tribunmedan.com)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved