Berita Viral
KABAR Prodi Sosial Humaniora Dihapus, Budiman Sudjatmiko Sebut Pola Ajar Akan Diubah Mengarah ke AI
Kabar penghapusan program studi humaniora membuat resah mahasiswa dan dosen.
Oleh karena itu, alih-alih menghapus atau membubarkan jurusan, Budiman mengatakan, pemerintah akan mengusulkan pendekatan “AI plus” pada berbagai disiplin ilmu.
Misalnya, di jurusan Jurnalistik yang ia singgung, Budiman menjelaskan, pemerintah akan membangun jurusan AI plus Jurnalistik.
"Nah, saya kira penting, bukan membubarkan jurusan jurnalistik, tapi kira-kira inilah yang mau dibangun oleh pemerintah, AI plus jurnalistik," ungkapnya.
Lantas, Budiman menyebutkan nantinya ada berbagai jurusan dan fakultas baru di perguruan tinggi, seperti AI plus Sastra, AI plus Manajemen, AI plus Hukum, AI plus Psikologi, hingga AI plus Filsafat.
"Saya kira ini penting untuk perguruan tinggi, dan nanti saya bayangkan setiap fakultas itu ada AI-nya," terang penulis buku Anak-Anak Revolusi tersebut.
Budiman pun menegaskan, pemerintah tengah berupaya menyesuaikan pendidikan tinggi dengan kebutuhan lapangan kerja.
"Jadi, itu yang dimaksud pemerintah menyesuaikan kebutuhan lapangan kerja, bukan sekadar penyerapannya, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru," jelasnya.
"Artinya mendidik mahasiswa, selain kurikulum dasar juga menyesuaikan dengan tuntutan zaman."
Selanjutnya, Budiman menegaskan, tujuan kuliah yang membentuk cara berpikir kritis tetap juga diimbangi upaya pemerintah untuk mendorong pendidikan tinggi agar beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Menurutnya, kemampuan berpikir kritis tidak cukup jika tidak menyesuaikan kebutuhan di masa depan.
Ia pun mengingatkan, pemerintah pasti akan diprotes jika tidak mampu menyediakan lapangan kerja bagi lulusan yang mampu berpikir kritis tetapi tidak mengikuti perkembangan zaman.
"Nanti, bukan orang akan berkata, ‘Loh, kita kuliah kan bukan sedang mencari lapangan kerja, kita kan kuliah untuk menciptakan cara berpikir kritis, cara berpikir analitis membuat pribadi yang paripurna.' Oke, saya sepakat," ujar Budiman.
"Tapi nanti kalau nganggur, kritis tapi nganggur, nanti diprotes lagi pemerintah."
Budiman kemudian memperingatkan risiko besar jika perguruan tinggi tidak beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Tanpa penyesuaian, lulusan sarjana berpotensi menjadi 'orang miskin baru yang cerdas' atau pengangguran terdidik, sebab perusahaan-perusahaan sudah memiliki agentic AI.
| SAID DIDU Bikin Kontroversi: Tuding Pendukung Jokowi Inginkan Pemakzulan Prabowo |
|
|---|
| PRABOWO Belanja Jet Tempur Tanpa Awak Buatan Turki Disorot Malaysia: Beralih ke Teknologi Siluman |
|
|---|
| SELAMAT dari Kecelakaan Bus yang Terbakar, Kernet ALS Trauma, Pilih Berhenti Lalu Nikahi Kekasih |
|
|---|
| Keterangan Saksi Ahli Psikolog dari TNI, Sebut 4 Penyiram Air Keras Masih Layak Jadi Prajurit |
|
|---|
| PENYEBAB Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto, Pelaku Ketahuan Aniaya Istri, Merasa tak Dihargai Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/HEBOH-Lagi-Soal-Susunan-Menteri-Prabowo-Gibran-Begini-Kata-Budiman-Sudjatmiko.jpg)