Berita Viral
PENYEBAB Menantu Bunuh Mertua di Mojokerto, Pelaku Ketahuan Aniaya Istri, Merasa tak Dihargai Korban
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini bermula dari insiden KDRT yang dilakukan terhadap istrinya.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah penyebab menantu bunuh mertua di Mojokerto.
Pelaku ketahuan mertuanya sedang menganiaya istrinya.
Merasa terhimpit, pelaku yang bernama Satuan alias Tuan (42) menghabisi mertuanya.
Baca juga: Rico Waas Dukung Turnamen Futsal Pelajar SMP Piala Wali Kota Medan 2026
Selain itu, pelaku juga merasa tak dihargai korban selama menjadi menantu.
Tragedi berdarah ini terjadi di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).
Siti Arofah (54), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas mengenaskan di tangan menantunya sendiri.
Baca juga: Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto Waspadai Vietnam di Grup A Piala AFF U19 2026
Aksi keji tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar Polres Mojokerto, Kamis (7/5/2026), di mana polisi membeberkan motif di balik tindakan nekat pelaku yang dipicu oleh kepanikan sesaat, dan konflik keluarga yang terpendam lama.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini bermula dari insiden Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan tersangka terhadap istrinya, Sri Wahyuni (35).
Sri merupakan anak kandung dari korban Siti Arofah.
Berdasarkan penyidikan tim Satreskrim, peristiwa ini terjadi secara spontan ketika aksi kekerasan tersangka dipergoki oleh sang mertua yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah.
Kronologi
Peristiwa memilukan ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, tersangka tengah terlibat perselisihan hebat dengan istrinya di dalam rumah. Suasana memanas hingga tersangka melakukan penganiayaan fisik terhadap Sri Wahyuni.
Di tengah aksi kekerasan tersebut, Siti Arofah masuk melalui pintu belakang rumah dan menyaksikan langsung sang anak sedang dianiaya oleh tersangka.
Pukul 08.30 WIB: Terjadi penganiayaan terhadap Sri Wahyuni oleh tersangka S.
Spontanitas: Korban Siti Arofah memergoki aksi tersangka saat masuk dari pintu belakang.
Kepanikan: Tersangka yang terdesak dan panik langsung mengambil pisau dapur di dekatnya.
Serangan Fatal: Tersangka menusuk korban di bagian perut dan leher yang menyebabkan luka fatal.
"Saat peristiwa terjadi, tersangka dalam kondisi panik dan terdesak karena ketahuan ibu mertuanya melakukan perbuatan tindak pidana KDRT," ujar AKBP Andi Yudha Pranata di hadapan awak media.
Kepanikan inilah yang membuat tersangka gelap mata hingga tega menghabisi nyawa orang tua dari istrinya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Berawal-dari-Paket-COD-Mertua-Tewas-di-Tangan-Menantunya-Pelaku-Aniaya-Istri-Lalu-Dikunci.jpg)