Berita Viral

SELAMAT dari Kecelakaan Bus yang Terbakar, Kernet ALS Trauma, Pilih Berhenti Lalu Nikahi Kekasih

Di sisi lain akibat peristiwa tersebut, Fadli mengaku mengalami trauma dan berencana berhenti menjadi kernet bus.

Tayang:
Sripoku
SELAMAT DARI MAUT - Muhamad Fadli (29), merupakan kernet Bus ALS salah satu korban selamat dalam insiden kecelakaan maut di Muratara. Ia bercerita melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Selamat dari kecelakaan bus yang terbakar, kernet ALS trauma.

Ia memilih berhenti jadi kernet lalu nikahi kekasih.

Kecelakaan maut di Jalinsum wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) merenggut nyawa 16 orang.

Baca juga: Keterangan Saksi Ahli Psikolog dari TNI, Sebut 4 Penyiram Air Keras Masih Layak Jadi Prajurit

Sebanyak 4 orang yang selamat.

Satu diantaranya Fadli, warga Sibolga, Sumatera Utara yang merupakan kernet.

Ia mengatakan bus ALS itu rencananya akan habis masa layak pakainya pada Oktober 2026 mendatang setelah 25 tahun beroperasi melayani rute Jawa dan Sumatera.

Baca juga: Stadion Teladan Resmi Jadi Venue Piala AFF U19 2026

“Bus itu habis masa pakainya bulan Oktober nanti. Rencananya mau peremajaan, entah dijual atau bagaimana oleh perusahaan,” kata Fadli kepada wartawan Tribunsumsel.com di Muratara, Kamis (6/5/2026).

Di sisi lain akibat peristiwa tersebut, Fadli mengaku mengalami trauma dan berencana berhenti menjadi kernet bus.

Setelah seluruh proses selesai, ia ingin pulang ke Kota Tangerang, Banten.

SELAMAT DARI MAUT - Muhamad Fadli (29), merupakan kernet Bus ALS salah satu korban selamat dalam insiden kecelakaan maut di Muratara. Ia bercerita melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri.
SELAMAT DARI MAUT - Muhamad Fadli (29), merupakan kernet Bus ALS salah satu korban selamat dalam insiden kecelakaan maut di Muratara. Ia bercerita melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri. (Sripoku)

“Setelah ini selesai mau pulang dulu ke Tangerang, mau menemui calon istri, rencana mau menikah,” ungkapnya.

ALS Koreksi Jumlah Korban

Direktur Utama PT ALS, Chandra Lubis, memberikan koreksi terhadap angka korban kecelakaan maut yang menimpa salah satu armada busnya di Sumatra Selatan.

Dalam konferensi pers di Medan pada Kamis (7/5/2026), Chandra mengungkapkan bahwa total orang yang berada di dalam bus saat kejadian mencapai 18 orang.

Rincian terbaru menunjukkan sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban meninggal dunia terdiri dari 11 orang penumpang dan 3 kru bus yang mencakup dua sopir serta satu kernet.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved