Berita Viral

BIODATA Cheryl Darmadi Disorot karena Rekening Rp455 Miliar Jadi Incaran Komplotan Penculik-Pembunuh

Cheryl Darmadi adalah putri pengusaha sawit Surya Darmadi (pendiri PT Duta Palma Group dan Darmex Agro) yang kini berstatus buronan Kejaksaan

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Biodata Cheryl Darmadi (46), putri pengusaha sawit Surya Darmadi (pendiri PT Duta Palma Group dan Darmex Agro) yang kini berstatus buronan Kejaksaan Agung RI terkait kasus pencucian uang (TPPU) dengan nilai fantastis hingga puluhan triliun rupiah. Rekening atas namanya senilai Rp455 miliar menjadi incaran komplotan pembunuh Kacab Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta. 

Ken mengakui sudah ada rekening yang disiapkan untuk menampung pemindahan dana ratusan miliar dari rekening Cheryl Darmadi yang tersimpan di bank BUMN.

"(Uang yang mau dipindahkan) Rp455 miliar. (Tahu karena) Pernah ditunjukkan kepada saya. (Tahu dari) Salah satu penghubung yang memberikan saya datanya," ujar Ken saat ditanya oditur militer dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (4/5/2026).

Ia mengaku mendapatkan informasi tersebut dari seseorang yang memperkenalkan diri dengan nama samaran “Dokter”, yang disebut memiliki akses data rekening di sejumlah bank BUMN.

"Datanya saya dapatkan dari orang yang bernama Dokter. Dia memiliki data-data di semua bank BUMN," kata Ken.

"(Saya) Pernah bertemu dengan Dokter," lanjut dia.

Berbeda dari Isu Rekening Dormant

Keterangan di persidangan ini berbeda dengan informasi yang sebelumnya beredar di publik.

Sebelumnya, kasus ini kerap dikaitkan dengan pembobolan rekening dormant, yakni rekening yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu.

Namun dalam kesaksiannya, Ken tidak menyebut rekening tersebut sebagai tidak aktif, melainkan menyampaikan adanya target pemindahan dana berdasarkan informasi yang diterimanya.

Ia juga mengaku mengetahui sosok Cheryl Darmadi dari pemberitaan media.

"Setahu saya dia berhubungan dengan (perkara) sawit. Dan kebetulan orang tersebut setahu saya kalau dari berita DPO. (Cheryl) tidak (ada hubungannya dengan saya). Saya hanya mendapatkan dari penghubung yang disebut Dokter itu. Tapi dia tidak melampirkan nomor rekening, hanya nama dan nominal saldonya," kata dia.

Jejak Kasus

Kasus ini berawal saat Kacab bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta, korban mendatangi kawasan Ciracas, Jakarta Timur, untuk bertemu pihak tertentu.

Di area parkir, korban didatangi sejumlah pelaku dan dipaksa masuk ke dalam kendaraan. 

Rekaman kamera pengawas menunjukkan korban sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya dibawa pergi.

Sehari kemudian, korban ditemukan meninggal dunia di wilayah Bekasi dengan kondisi tangan dan mata terikat.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul serta indikasi kematian akibat tekanan pada leher dan dada.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved