Berita Viral
MEGAWATI Ngaku Sempat Ngadu ke Prabowo Usai Dengar PDIP Dituduh Dalang Aksi Demo Agustus 2025
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku sempat mengadu ke Presiden Prabowo di tengah situasi demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku sempat mengadu ke Presiden Prabowo di tengah situasi demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu.
Megawati mengungkapkan kesedihan karena dituduh sebagai dalang di balik aksi demonstrasi ricuh waktu itu.
Ada hal itu dikatakan Megawati saat menyampaikan pidato dalam acara pengukuhan Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Awalnya Mega menyampaikan bahwa tuduhan soal PDIP sebagai dalang demonstrasi berawal dari informasi yang dia peroleh dari pengacaranya.
"Lah waktu kemarin yang Agustus gitu, tiba-tiba ada yang dari ini kami, kami punya pengacara mengatakan bahwa itu kan diinikannya untuk partai kami," kata Megawati.
Usai mendapat informasi itu, Megawati langsung menemui Presiden Prabowo untuk menyampaikan temuannya pihaknya tersebut.
Dalam pertemuan itu kata Mega, dia meminta agar pemerintah membuktikan tudingan dari pihak yang menyebut partainya sebagai biang dari demonstrasi tersebut.
"Saya ketemu dengan Pak Prabowo, saya mengatakan kepada beliau, 'pak, kalau memang kami buktinya saja dulu, gampang, kita sama-sama ketua umum. Jangan begitu dong hanya mengatakan itu yang di belakangnya adalah merah," kata Mega menirukan ucapannya saat bertemu kepala negara.
Baca juga: KERICUHAN May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Orang Tersangka: Konsumsi Tramadol Sebelum Aksi
Baca juga: FENOMENA Pengantin Wanita Pesanan ke China di Jawa Barat, Modus Mirip Kawin Kontrak
Kendati demikian dalam pernyataan itu, Mega tidak menyebutkan detail siapa sebenarnya pihak yang menuduh PDIP sebagai dalang unjuk rasa berujung ricuh itu.
Dia hanya mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyayangkan masih terdapat pihak yang mencoba mencari kambing hitam dengan menyalahkan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
"Apakah akan seperti itu selalu kita? Yang katanya Bhinneka Tunggal Ika, yang katanya kita harus bergotong royong, yang katanya kita ber-Pancasila? Hah. Hanya untuk menjatuhkan seseorang ataupun kelompoknya karena tidak sama? Apa kita ini sudah menjadi negara apa? Coba tolong saya diberitahu," ujarnya.
Demo Agustus 2025 di Indonesia adalah rangkaian aksi besar yang berlangsung antara 25 Agustus hingga awal September, dipicu oleh isu tunjangan DPR, PHK massal, dan kebijakan ekonomi.
Aksi ini meluas ke berbagai daerah, berujung ricuh, menelan korban jiwa, dan memicu kritik terhadap aparat serta pemerintah.
Baca juga: SOAL Pesan WA Refly Harun ke Habiburokhman: Kalau Dulu Dijawab, Sekarang Enggak
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di tribunnews.com
| KERICUHAN May Day di Bandung, Polisi Tetapkan 6 Orang Tersangka: Konsumsi Tramadol Sebelum Aksi |
|
|---|
| FENOMENA Pengantin Wanita Pesanan ke China di Jawa Barat, Modus Mirip Kawin Kontrak |
|
|---|
| AKSI May Day Disusupi Pihak Anarkis, Polisi Temukan Bahan Peledak hingga Ketapel, 101 Orang Terlibat |
|
|---|
| JEJAK Karier dan Harta Kekayaan Polwan AKBP Heti Patmawati, Raih Penghargaan IAWP 2026 |
|
|---|
| SOSOK Marfina Wanita Paruh Baya Sudah Menikah Sebanyak 15 Kali, Sekarang Punya Suami Berondong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/megawatiiidff.jpg)