Berita Viral
Guru Ngaji di Tangerang Lecehkan 4 Muridnya Selama Setahun, Modus Bersihkan Mahkluk Halus
Guru ngaji di Tangerang diduga lecehkan 4 muridnya selama hampir setahun
Orang tua korban membawa kasus ini ke ranah hukum.
Baca juga: Daftar Acara Seremoni dan Lokasi Hari Buruh atau May Day di Medan 1 Mei 2026, Buruh Terpecah!
Ayah korban, S, mengatakan peristiwa itu diketahui setelah anaknya mengadu usai buka puasa pada Kamis (19/3/2026).
Saat itu, korban mengaku telah dibanting oleh ustaz yang mengajarinya mengaji.
“Setelah buka puasa, anak saya bilang kalau dibanting oleh ustaznya. Dia juga bilang ada videonya. Setelah sekitar setengah jam, videonya ditunjukkan dan ternyata kejadiannya cukup parah,” katanya, Selasa (24/3/2026) dikutip dari TribunJatim.com.
Setelah melihat video tersebut, istrinya kemudian mendatangi musala tempat anaknya mengaji untuk meminta klarifikasi kepada pelaku.
Menurut penjelasan yang diterima keluarga, pelaku mengaku emosi karena korban tidak sengaja menggores mobil milik kiai pemilik musala.
Baca juga: PESADA dan PERMAMPU Dorong Pemerintah Lakukan Verifikasi Ulang Penerima Bantuan Pascabencana
“Istri saya menanyakan apa salah anak saya sampai diperlakukan seperti itu. Katanya karena anak saya melecetkan mobil milik kiai. Padahal waktu itu banyak anak-anak dan kejadian itu tidak disengaja,” ujar ayah korban.
Ia menambahkan, pihak keluarga sempat menerima kedatangan pelaku yang datang untuk meminta maaf sehari setelah kejadian.
Namun, keluarga tetap memutuskan melaporkan kasus tersebut ke polisi karena menilai tindakan pelaku sudah berlebihan.
“Kalau menegur atau mendidik anak seharusnya tidak dengan cara seperti itu. Keluarga sepakat tetap melaporkan karena ini sudah terlalu parah,” tambahnya.
*/tribun-medan.com
sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-pelecehan-seksual-santriwati-dan-santri-di-pesantren.jpg)