Berita Viral
Alasan Keji Pelaku Penganiayaan 53 Anak di Daycare Aresha, Sengaja Ikat Kaki Karena Tak Mau Repot
Pengakuan para pelaku ini menambah panjang daftar fakta mengejutkan yang terungkap selama proses penyelidikan berlangsung.
Editor:
Azis Husein Hasibuan
IST
DAYCARE LITTLE ARESHA: Polisi mengungkap alibi para pelaku yang sudah jadi tersangka kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha. Pelaku mengaku ogah repot urus anak.
Di ruangan sempit itu, 20 anak diikat kaki dan tangannya.
Lalu di ruangan tersebut juga kabarnya terdapat bekas muntahan di sekitar bayi yang tidak dibersihkan.
"Anak-anak ditelantarkan begitu saja, ada yang diikat kakinya, tangannya," pungkas Kompol Rizky.
Fakta itu dilihat sendiri oleh penyidik kepolisian saat menggerebek daycare Little Aresha.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, diduga korbannya berusia nol hingga tiga bulan serta balita di bawah usia dua tahun.
Artikel sudah tayang di TribunnewsBogor
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Berita Viral
| Isi Pernyataan Lengkap Rudy Masud soal Kursi Pijat Rp 125 Juta: Saya Tidak Mencari Alasan |
|
|---|
| Kisah Nenek Sofiah, Guru Mengaji Bisa Naik Haji dari Hasil Menabung di Bawah Kasur |
|
|---|
| Rafid Ihsan Lubis, Nama Pemilik Daycare Aresha yang Diduga Aniaya 53 Anak di Jogja |
|
|---|
| Tanggapan Kadispora Sumut, Dewa United Akan Bermarkas di Sumatera Utara |
|
|---|
| Kronologi Awal Terungkapnya Penganiayaan 53 Balita di Penitipan Daycare, 13 Orang Jadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DAYCARE-LITTLE-ARESHA-Polisi-mengungkap-alibi-para-pelaku-yang-sudah-jadi.jpg)