Berita Viral

Kronologi Awal Terungkapnya Penganiayaan 53 Balita di Penitipan Daycare, 13 Orang Jadi Tersangka

Terungkap awal mula terbongkarnya penganiayaan di Daycare Little Aresha di Yogyakarta. 53  anak jadi korban kekerasan. 

|
Editor: Salomo Tarigan
IST
PENGANIAYAAN ANAK - Terungkap awal mula terbongkarnya penganiayaan di Daycare Little Aresha di Yogyakarta.53  anak jadi korban kekerasan. Pelaku mengaku ogah repot urus anak. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Terungkap awal mula terbongkarnya penganiayaan Daycare Little Aresha (Tempat Penitipan Anak) di Yogyakarta.

53  anak jadi korban kekerasan. 

Tragedi kemanusiaan memprihatinkan jadi sorotan DPR.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Sumarsono, Seorang Ibu Tewas, Mobil yang Menabrak Kabur

Diketahui, saksi kunci mengungkap kekejaman Daycare Little Aresha yang tak manusiawi.

PENGANIAYAAN - Sebuah daycare di daerah Umbulharjo Kota Yogyakarta digerebek polisi terkait dugaan kekerasan terhadap anak, Jumat (24/4/2026).
PENGANIAYAAN - Sebuah daycare di daerah Umbulharjo Kota Yogyakarta digerebek polisi terkait dugaan kekerasan terhadap anak, Jumat (24/4/2026). (TRIBUN MEDAN)

Dia adalah mantan karyawan Daycare Little Aresha.

Baca juga: Respons Roy Suryo terkait Jokowi Akan Buka-bukaan soal Ijazah, Kasus Akan Disidangkan

Mantan karyawan tersebut tidak tahan dengan perlakuan tidak manusiawi di tempat kerja dan memutuskan untuk resign. 

Namun, lantaran ijazahnya ditahan oleh pihak pengelola, sang karyawan akhirnya melapor ke Polresta Yogyakarta dan membeberkan bukti rekaman video kekerasan serta penelantaran anak yang terjadi di dalam panti tersebut.

Dia  melihat bagaimana perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititipkan.

Baca juga: Gubernur Rudy Masud Pamer Pencapaian, Protes Kabar Negatif Soal Rumdin Rp25 M dan Mobil Rp8,5 M

“Sehingga kurang sesuai dengan hati nuraninya karena mungkin ada yang dianiaya, ditelantarkan,” ungkap Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, Sabtu (25/4/2026).

Lantaran tidak sesuai hati nurani, kemudian karyawan tersebut mengundurkan diri atau resign.

Namun ijazah yang digunakan syarat bekerja justru ditahan oleh pihak daycare.

“Dia merasa tidak sesuai hati nurani kemudian resign tetapi ijazahnya ditahan sama pemilik sehingga dia melapor ke kami.

Karena mendapat informasi tersebut, langsung kami ditindaklanjuti,” ungjapnya.

LUKA DI BIBIR - Foto anak yang mengalami luka di bibir akibat dugaan kekerasan di daycare bernama Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Korban cerita ke ibunya soal yang dialaminya selama dititipkan
LUKA DI BIBIR - Foto anak yang mengalami luka di bibir akibat dugaan kekerasan di daycare bernama Little Aresha wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Korban cerita ke ibunya soal yang dialaminya selama dititipkan (Tribunjogja.com)

Eva Pandia menegaskan saat ini proses penyelidikan kasus ini masih berlangsung.

Sejumlah orang tua wali juga masih berdatangan di Mapolresta Yogyakarta untuk meminta kejelasan kasus tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved