Berita Viral

Fakta Mengejutkan 103 Anak di Daycare Yogyakarta, 53 Jadi Korban Kekerasan, Ortu Ada Lihat Lebam

Dari jumlah tersebut, 53 anak diketahui mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum pengasuh.

Tribunjogja.com/Miftahul Huda
TIDUR KAKI TERIKAT - Kolase daycare digerebek Polresta Yogyakarta dan bayi bayi tanpa baju terikat tali dugaan kekerasan penitipan anak. Salah satu wali murid berinisial HF, tak menyangka bahwa para pengasuh daycare tersebut bertindak keji kepada anak-anak. 

Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci motif di balik tindakan keji para pengasuh tersebut.

“Nanti akan dilakukan rilis secara lengkap pada Senin pagi,” ucap Adrian singkat.

Kekecewaan mendalam dirasakan para orangtua yang selama ini memercayakan anak mereka di tempat tersebut. Aldewa, salah satu orangtua, mengaku sempat menemukan luka lebam di kaki anaknya. Namun, saat itu ia dan istrinya menduga luka tersebut hanya karena jatuh saat bermain.

“Terakhir kemarin dijemput mbahnya itu ada luka lebam di kaki. Istri saya bilang kayaknya jatuh deh. Ya sudah, saya juga enggak tanya pihak sekolah,” kata Aldewa.

Kasus ini mulai meledak setelah video yang memperlihatkan anak-anak dalam posisi tangan dan kaki diikat viral di media sosial.

Hal ini memicu gelombang laporan dari orangtua lain yang akhirnya menyadari bahwa luka atau perubahan perilaku anak mereka selama ini diduga kuat akibat penganiayaan dan penelantaran di daycare tersebut.

30 Orang Diamankan

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, mengungkapkan fakta mengerikan saat penggerebekan tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Polisi menyaksikan langsung perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pengasuh terhadap anak-anak di lokasi tersebut.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan dan tindakan diskriminatif. Meski sempat kesulitan menggali informasi, sorotan publik yang masif mendorong para orang tua berani melapor ke Mapolresta Yogyakarta.

“Petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya,” tegas Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

30 Orang Diamankan, Termasuk Pejabat Yayasan

Sejak Jumat malam hingga Sabtu sore, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta telah mengamankan sekitar 30 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka yang diamankan terdiri dari para pengasuh hingga pejabat di yayasan yang menaungi daycare tersebut.

Adrian menambahkan, pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara setelah proses pendalaman formil selesai dilakukan oleh penyidik.

“Sekitar 30 orang itu dari tadi malam sampai detik ini masih dilakukan pemeriksaan. Mungkin nanti habis magrib kita lakukan gelar perkara lagi untuk penetapan tersangka,” jelasnya.

Kesaksian Orangtua: Anak Lebam hingga Video Viral

Salah satu orang tua korban, Aldewa, mengaku baru mengetahui praktik keji tersebut melalui video yang beredar di media sosial pada Jumat sore. Ia sempat curiga karena menemukan luka lebam di kaki anaknya saat dijemput, namun semula ia mengira luka tersebut akibat jatuh saat bermain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved