Berita Viral
SENIOR SMK Taruna Aniaya Adik Kelas yang Sedang Belajar, Ada Patah Tulang, 12 Siswa Diperiksa Polisi
Mereka menganiaya para siswa kelas X yang sedang belajar mandiri di kelas SMK Taruna Nusantara Kasuari pada Rabu (22/4/2026).
"Kami akan kawal ini, bahkan nanti akan bentuk tim agar mengawal proses hukum maupun proses evaluasi," kata Syamsudin usai meninjau lokasi SMK Taruna, Kamis (23/4/2026).
Apalagi, dia mengatakan, SMK Taruna merupakan sekolah di bawah Pemerintahan Papua Barat dan pengawasan dari DPR Papua Barat.
"Jangan sampai timbul persepsi tidak baik dari masyarakat, kita sudah gelontorkan uang begitu banyak agar bagaimana sekolah mendidik anak-anak generasi muda namun dicederai dengan hal seperti ini, kami kecewa," ujar Syamsudin.
"Sesuai keterangan (siswa yang keluar) belum jumlah pasti nanti setelah pemeriksaan pasti (data) akan keluar," ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, saat ini korban masih di luar sekolah. Mereka akan kembali ke sekolah pada hari Senin pekan depan pada 27 April 2026.
"Mereka akan kembali Senin, nanti kita lihat trauma bagaimana mereka harap, bagaimana kita terima dengan lapang dada sekaligus kita yakinkan mereka bahwa sekolah itu penting," katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan pengaduan dari orangtua siswa di Polresta Manokwari, saat ini penyidik Polresta bekerja marathon.
Kepala satuan reserse kriminal Polresta Manokwari, AKP Agung Gumara Samosir, mengatakan bahwa saat ini sudah memanggil sejumlah pihak.
"Proses sedang berlangsung, untuk sekarang sudah 12 orang yang kita periksa," kata AKP Agung Gumara Samosir.
Sebagai Kepala Sekolah SMK Taruna, Yusuf mendukung upaya penegakan hukum yang dilaporkan orangtua siswa tersebut.
"Saya kira sudah diserahkan semua ke penegak hukum, sekolah mendukung apabila diminta keterangan kita antar ke polres," ujar Yusuf. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi peristiwa penganiayaan senior SMK taruna dilakukan tanpa sebab, sebagian korban tidak mengetahui alasan apa mereka di aniaya.
"Tiba-tiba mereka masuk dalam ruangan kelas saat kita belajar lalu diminta letakan buku, lalu kita di pukul," kata salah satu siswa yang merupakan korban. Baca juga: Polda Papua Barat Daya Ungkap Kasus Pembunuhan 2 Prajurit Marinir, 7 Tersangka DPO
(*/tribunmedan.com)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Perundungan Brutal di SMK Taruna Nusantara Kasuari, 60 Siswa Dikeluarkan dari Sekolah |
|
|---|
| UPDATE Gembong Narkoba Ko Erwin, Polisi Tangkap Istri dan Anaknya, Sita Aset Ruko dan Kendaraan |
|
|---|
| ALASAN Pemerintah Usulkan Sanksi Bagi Warga yang Kehilangan e-KTP: Agar Lebih Tanggung Jawab |
|
|---|
| Dua Prajurit Marinir Tewas Ditembak di Pos Pantau, Polda Papua Barat Buru 7 Pelaku |
|
|---|
| SOSOK Ferizka Utami Viral Pijat Totok Sirih ke Bayi Sampai Nangis, Aksinya Bikin Dokter Anak Geram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Penganiayaannsdffggghh.jpg)