Berita Viral

UPDATE Kasus Dugaan Penistaan Agama Jusuf Kalla, Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan di Lab Forensik

Kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Jusuf Kalla mulai diselidiki Polisi. 

Tribunnews.com
KASUS IJAZAH JOKOWI - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla usai melaporkan dugaan pencemaran nama baik di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Jusuf Kalla meyakini jika ijazah milik Jokowi sendiri sejatinya asli. Untuk itu, ia menyarankan agar Jokowi segera memperlihatkan ijazahnya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Jusuf Kalla mulai diselidiki Polisi. 

Polisi melakukan penyelidikan dengan melakukan uji laboratorium forensik terhadap barang bukti berupa video ceramah Jusuf Kalla di masjid UGM. 

Jusuf Kalla sempat membuat klarifikasi video ceramahnya. 

Waki Presiden ke 10 dan ke 12 ini menyebutkan bahwa videonya telah diedit dan tidak sesuai dengan anggapan pelapor. 

Jusuf Kalla juga menjelaskan maksud frasa 'mati syahid' dikaitkan dengan agama Kristen sebuah istilah yang tepat karena berada di dalam masjid. 

Dia beralasan bahwa Kristen juga memiliki konsep mati syahid, tetapi istilahnya berbeda, yakni martir.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, seluruh barang bukti akan diuji secara mendalam. 

"Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji," ujar Budi, saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).

Analisis, tambahnya, bakal dilakukan dengan mengandalkan laboratorium digital forensik.

"Polri memiliki lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi,” kata dia.

Baca juga: Disnaker Medan Buka Kanal Aduan Penahanan Ijazah Pekerja, Bisa Lapor via Siduta

Baca juga: Saat Ahmad Luthfi Berbagi Ilmu Kepemimpinan kepada Para Walikota di Sumatera

Di sisi lain, penyidik tengah menyiapkan administrasi penyelidikan serta akan memeriksa pelapor dan sejumlah saksi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan penghasutan yang menyeret Politikus PSI Ade Armando dan pegiat media sosial Heddy Setya Permadi alias Abu Janda. 

Laporan tersebut terkait potongan video Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan yang diajukan atas nama Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku dengan nomor LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 20 April 2026.

“Benar ada laporan tersebut,” kata Budi, saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved