Berita Viral

Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Muncul, Dituduh Pelecehan Santri Sesama Jenis: Ini Fitnah yang Kejam

Ia dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, bahkan mengklaim memiliki bukti yang menunjukkan dirinya difitnah.

Istimewa
TERLIBAT PELECEHAN - Syekh Ahmad Al Misry terseret kasus pelecehan terhadap santri laki-laki, pelaku diduga menggunakan narasi keagamaan untuk membenarkan perilaku yang tidak pantas. (RCTI) 

TRIBUNMEDAN.com - Terlapor Syekh Ahmad Al Misry alias SAM akhirnya muncul ke publik setelah lama menjadi sorotan terkait dugaan pelecehan terhadap santri pria.

SAM memberikan tanggapan langsung atas tuduhan dugaan pelecehan seksual menyimpang terhadap sejumlah santri yang menyeret namanya.

Seperti diketahui, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

SAM diduga melakukan pelecehan terhadap santri pria dengan dalih agama, dan perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan.

Semenjak kasus tersebut, SAM tak memberikan tanggapan. Baru-baru ini mulai ramai, Syekh Ahmad angkat bicara.

Baca juga: 3 Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina Dituntut 8 Hingga 14 Tahun Penjara

Ia dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, bahkan mengklaim memiliki bukti yang menunjukkan dirinya difitnah.

"Tuduhan pelecehan kepada santri, itu tidak benar adanya. Maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya, sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang dan juga ada saksi-saksinya," jelasnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (23/4/2026).

Tak hanya itu, ia juga menyoroti adanya penyebutan nama Nabi Muhammad SAW dalam kasus yang menimpanya. Menurutnya, hal tersebut sangat melukai perasaan umat Muslim.

"Tuduhan fitnah yang sangat kejam yang sangat melukai hati saya dan setiap orang muslim adalah fitnah terhadap Rasulullah SAW melakukan pelecehan kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Nauzubillah," tandasnya.

"Itu adalah dusta dan fitnah yang sangat kejam yang melukai hati kita sebagai muslim," tegasnya.

Baca juga: KPK Ungkap Kajian Pembatasan Jabatan Ketum Parpol Aspirasi dari Kader, Ongkos Politik Rawan Korupsi

Sayangkan Beberapa Dai Sebarkan Fitnah

Di akhir pernyataannya, Syekh Ahmad menegaskan kembali bahwa dirinya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, sekaligus bersumpah atas bantahan tersebut.

"Demi Allah, saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian. Dan ini adalah fitnah yang sangat kejam yang disebarluaskan di banyak medsos," katanya bersumpah.

Lebih lanjut, ia meminta pihak-pihak terkait untuk berbicara dengannya.

"Orang-orang itu tidak pernah berjumpa dengan saya, berkomunikasi lewat WA juga tidak pernah. Disayangkan banyak dai-dai yang menyebarluaskan fitnah tanpa tabayun kepada saya," sesalnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved