Berita Viral

SOSOK dan Sepak Terjang John Kei Kembali Sorotan setelah Keponakannya Membunuh Nus Kei di Bandara

Nama John Kei kembali jadi perbincangan publik usai pamannya, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei tewas ditikam oleh ponakan John Kei

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/istimewa
Sosok John Refra alias John Kei kembali jadi sorotan setelah kasus pembunuhan yang melibatkan keponakannya terhadap Nus Kei. 

John Kei terbukti melanggar Pasal 340 Juncto Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Pria kelahiran 10 September 1969 divonis 12 tahun penjara pada 27 Desember 2012.

John Kei mengajukan banding. Namun, dirinya kalah dalam persidangan dan justru hukumannya ditambah menjadi 16 tahun penjara.

Dia lalu ditahan di penjara Nusakambangan, Cilacap. Selama 3 bulan, John Kei ditempatkan di penjara dengan keamanan khusus, CCTV mengintai 24 jam dan dilarang berinteraksi.

Dia juga hanya bisa keluar dari sel penjara selama satu jam tiap harinya. Lima tahun mendekam di penjara, John Kei sempat mengaku bertaubat. Dia pun aktif dalam kegiatan keagamaan selama di penjara. Hal tersebut diungkapkannya melalui acara Kick Andy Show.

Bebas Bersyarat

John Kei bebas bersyarat pada Kamis (26/12/2019). Hal ini berarti dia hanya menjalani masa hukuman penjara 7 tahun 10 bulan. Sesaat setelah bebas, John Kei sempat mengaku ingin berubah. Dia ingin hidup tenang bersama dengan keluarganya.

Sebulan setelah bebas, John Kei bergabung dengan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Rabu (15/1/2020). Saat itu, John Kei diharapkan bisa membantu PKPI di Indonesia Timur.

Namun John Kei kembali ditangkap 6 bulan setelah keluar dari penjara oleh Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya menggerebek markas John Kei di perumahan Tytyan Indah Utama, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020).

Penggerebekannya dilakukan setelah terjadi kasus penembakan, kericuhan, dan pembacokan di perumahan elite Green Lake City, Tangerang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan John Kei ditangkap bersama dengan anak buahnya. Total 25 orang ditangkap polisi dalam penggerebekan ini.

Polisi juga mengamankan 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, dan 17 buah ponsel.

Membunuh sejak 22 Tahun

John Kei pernah berbagi kisah dengan Andy Noya melalui saluran YouTube Kick Andy Show pada Jumat (12/4/2019). Pada kesempatan tersebut, John Kei menceritakan bagaimana dirinya bisa berubah dari pembunuh bengis menjadi sosok yang membawa perubahan satu penjara.

John Kei mengakui sejak usia 22 tahun dirinya sudah mulai membunuh orang. Bahkan sang Godfather of Jakarta ini menegaskan tidak ada penyesalan setelah menghilangkan nyawa orang lain.

Menurut John Kei, dirinya yang saat itu justru merasa lebih hebat jika sudah berhasil membunuh orang. Namun, John Kei menjelaskan jika dirinya tidak akan melukai orang lain jika orang tersebut tidak melukai dirinya.

Saat Andy bertanya pada John Kei soal alasan sang pembunuh sadis ini berubah, ia pun menceritakannya. Bermula saat John Kei ditempatkan di penjara khusus. John Kei ditempatkan di dalam satu kamar dengan kamera yang mengintai sepanjang waktu. Selain semua aktivitasnya terpantau oleh kamera, ia juga dilarang berinteraksi dengan napi lainnya.

Ia juga dibatasi untuk keluar dari sel selama satu jam saja dalam waktu satu hari. Kunjungan keluarga pun dibatasi di lapas Nusakambangan. Hal itu harus dialami oleh John Kei selama masa tiga bulan.

Selama itu, awalnya John Kei memberontak dan ingin keluarkan. "Aku dengar bisikan, kamu ngapain teriak-teriak sampai tuli tidak ada gunanya. Bener saya denger sendiri," cerita John Kei pada Andy.

John Kei pun merenung dan ingin mati masuk surga tidak neraka, hal ini membuat dirinya semakin rajin membaca alkitab. Ia menegaskan semua terserah pada semua orang menilai perubahan dirinya. 

"Orang mau ngomong apa itu urusan mereka tapi saya punya keyakinan dan saya yakin sampai mati saya melayani Tuhan," tegas John Kei.

John Kei sudah mempersiapkan jika keluar tidak akan tergoda. "Kitab Injil Matius ayat 33 itu meyakinkan saya, kalau saya melayani Tuhan, Tuhan nggak mungkin lupa saya, Tuhan akan memberikan lebih dari yang aku butuhkan. Waktu yang akan membuktikan," jelas John Kei.

(*/Tribun-medan.com/Bangkapos.com)

Artikel ini sebagian telah tayang di BangkaPos.com 

Baca juga: Cerita Kelam Bentrok Berdarah Bekasi dan Pembalasan Dendam di Maluku Tenggara, Nus Kei Tewas Ditusuk

Baca juga: HUBUNGAN Nus Kei dan Atlet MMA Hendrikus Pembunuhnya yang Kini Terancam Hukuman Mati

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved