Berita Viral
SOSOK Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman yang Baru Saja Dicopot dari Kemenkeu oleh Purbaya
Febrio Nathan Kacaribu kelahiran Sidikalang, Sumatera Utara, 27 Februari 1978, yang baru saja diangkat sebagai Komisaris Non Independen PT BNI
TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencopot Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Nathan Kacaribu, dan Direktur Jenderal Anggaran, Luky Alfirman.
Posisi keduanya kini diisi pelaksana harian.
"Iya. Udah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang," ujar Purbaya, Rabu (22/4/2026).
Penunjukan pelaksana harian mulai berlaku sejak Selasa (21/4/2026) sore.
Langkah ini dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan sambil menunggu pejabat definitif.
“Jadi dikasih Plh sekarang, kemarin (Selasa sore) sudah aktif,” lanjutnya.
Proses penetapan pejabat definitif masih berjalan.
Selain dua posisi tersebut, jabatan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan juga belum terisi definitif. Posisi itu kini masih dijabat Pelaksana Tugas Herman Saheruddin.
Purbaya mengatakan tiga nama calon pejabat definitif akan diajukan ke Presiden Prabowo Subianto.
Pengajuan dijadwalkan pada awal hingga pertengahan Mei.
"Nanti akan sekalian diajuin ke Presiden. Jadi sekaligus di awal Mei atau pertengahan Mei," terang Purbaya.
Sosok Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman
Febrio Nathan Kacaribu merupakan ekonom kelahiran Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, 27 Februari 1978. Ia baru saja diangkat sebagai Komisaris Non Independen PT Bank Negara Indonesia (BNI) per 17 April 2026.
Sebelumnya ia menjabat sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan.
Ia dikenal sebagai akademisi, peneliti, dan pejabat publik dengan keahlian di bidang makroekonomi, fiskal, dan kebijakan publik.
Febrio Nathan Kacaribu
Luky Alfirman
Sosok Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman
Dicopot dari Kemenkeu oleh Purbaya
| Kondisi Terkini Andrie Yunus yang Disiram Air Keras Oleh Anggota TNI, Sempat Jalani 5 Kali Operasi |
|
|---|
| Sosok Wamendagri Bima Arya Jadi Sorotan, Wacanakan Denda Buat Warga yang Hilangkan KTP |
|
|---|
| Setelah Dipecat, Bripda Arwana Sihombing Dkk Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Bripda Natanael |
|
|---|
| Pengakuan Pria di NTT Jual Emas 20 Gram Milik Tantenya Rp650 Ribu Lalu Dipakai Beli Rokok dan Miras |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Sebut Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Beberkan Skema yang Alami Perubahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Febrio-Nathan-Kacaribu-dan-Luky-Alfirman.jpg)