Berita Viral
Alasan Menko Zulkifli Hasan soal Kenaikan Harga MinyakKita di Pasaran hingga Rp 22.500
Harga minyak goreng MinyaKita naik melampaui harga eceran tertinggi . Di pasaran kini mencapai Rp15.900 hingga Rp22.500
Produk ini ditujukan untuk menggantikan minyak curah di pasar tradisional.
Popularitas MinyaKita meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Masyarakat lebih memilih produk tersebut dibanding merek lain.
“Tetapi MinyaKita ini terlalu populer sekarang. Semua orang belinya MinyaKita,” ujar Zulhas.
Data menunjukkan harga MinyaKita per 21 April mencapai Rp 15.942 per liter.
Angka ini naik dari posisi 25 Maret sebesar Rp 15.888 per liter.
Sejumlah daerah bahkan mencatat harga lebih tinggi, di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 22.500 per liter.
Adapun pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi MinyaKita sebesar Rp 15.700 per liter.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy menilai kenaikan harga tersebut sebagai anomali.
Pasokan bahan baku minyak sawit mentah atau crude palm oil tersedia dalam jumlah cukup.
“Produksi cukup, bahan baku aman. Jadi kalau harga naik, itu bukan soal pasokan, tapi soal distribusi yang tidak dikendalikan. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Sarwo.
Kenaikan harga terjadi di wilayah dengan distribusi relatif lancar. Jakarta, Jawa Barat, dan Bali termasuk daerah yang mengalami kondisi tersebut. (*)
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com
| Kondisi Terkini Andrie Yunus yang Disiram Air Keras Oleh Anggota TNI, Sempat Jalani 5 Kali Operasi |
|
|---|
| Sosok Wamendagri Bima Arya Jadi Sorotan, Wacanakan Denda Buat Warga yang Hilangkan KTP |
|
|---|
| Setelah Dipecat, Bripda Arwana Sihombing Dkk Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Bripda Natanael |
|
|---|
| Pengakuan Pria di NTT Jual Emas 20 Gram Milik Tantenya Rp650 Ribu Lalu Dipakai Beli Rokok dan Miras |
|
|---|
| Menkeu Purbaya Sebut Pajak Kendaraan Listrik Tak Naik, Beberkan Skema yang Alami Perubahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-antre-dan-berburu-Minyakita-saat-pasar-murah-yang-digelar-menjelang-Lebaran-lalu111.jpg)