Kasus Ijazah Jokowi

Dokter Tifa Kekeh Tolak Restorative Justice, Bukan Kompromi, Terinspirasi RA Kartini

Ia menyebut sikapnya terinspirasi semangat R.A. Kartini yang tidak berkompromi terhadap kebenaran.

Warta Kota/Ramadhan LQ
KASUS IJAZAH PALSU - Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (11/7/2025). Kedatangan Dokter Tifa itu adalah untuk mengklarifikasi penyelidik Polda Metro Jaya terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo, Kamis (10/7/2025). 

Ia menyebut, Presiden Joko Widodo menginginkan perkara ini diselesaikan melalui jalur hukum hingga pengadilan.

Menurutnya, langkah tersebut untuk membuktikan keaslian ijazah yang sebelumnya dipersoalkan.

Lechumanan juga menegaskan bahwa pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyatakan ijazah Joko Widodo valid dan merupakan produk resmi institusi tersebut.

Jokowi, kata Lechu, menginginkan kasus ini berjalan dengan semestinya dan sampai ke pengadilan untuk membuktikan bahwa ijazah eks presiden itu asli.

Oleh karena itu, Lechu mengatakan bahwa Roy Suryo dan Dokter Tifa tidak perlu lagi datang ke Solo untuk menemui Jokowi meminta RJ.

"Dua lagi saya rasa udah enggak perlu lagi sowan ke Solo," ujar Lechu.

Lechu mengatakan bahwa Roy masih berusaha membuktikan bahwa ijazah Jokowi palsu, padahal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sendiri sudah menyatakan bahwa ijazah Jokowiitu merupakan produk terbitan mereka.

"Institusi UGM saja sudah menyampaikan bahwa ijazah tersebut adalah valid, benar produk mereka. Pak Jokowi juga pernah berkuliah di sana, kemudian disampaikan juga oleh teman-teman selaku saksi yang diperiksa oleh Polda Metro Jaya, itu juga menyampaikan memang pernah berkuliah bareng-bareng sama Pak Jokowi," paparnya.

Sementara itu, terkait dengan pemberian RJ terhadap Rismon, Lechu mengatakan bahwa Jokowi tidak menutup pintu maaf bagi tersangka yang ingin mengakui kesalahan dan meminta maaf kepadanya.

Padahal, sebelum Rismon memutuskan untuk meminta RJ, Jokowi sudah menyatakan bahwa dirinya menutup pintu RJ untuk tiga tersangka, yakni Roy, Rismon, dan Dokter Tifa.

"Ketika ada beberapa orang yang kemudian sudah mengakui perbuatannya kemudian datang sowan ke Solo, ya artinya Pak Jokowi ini kan seorang negarawan ya kan," ucapnya dikutip dari Tribunnews.com.

Roy Suryo Tak Akan ke Solo

Dalam kesempatan yang sama, Roy menegaskan bahwa dirinya tidak akan datang ke Solo dan meminta RJ tersebut.

"Ngapain (sowan ke Solo)? Buktikan dulu bahwa dia punya yang namanya, yang disebut-sebut sebagai ijazah itu adalah asli. Ini jelas 99,9 persen palsu kok," tegasnya.

Jika dari UGM memang menyatakan Jokowi asli, Roy menantang kampus bergengsi itu untuk menggelar konferensi pers dan membuktikan bahwa ijazah Jokowi asli.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved