Kasus Ijazah Jokowi

Refly Harun Vs Jahmada Girsang Nyaris Adu Jotos di Forum Diskusi, Berikut Sepak Terjang Keduanya

Tampak keduanya nyaris adu jotos di sebuah program televisi yang membahas kasus ijazah Jokowi, Selasa (21/4/2026) malam.

Tangkapan layar
NYARIS ADU JOTOS - Pakar hukum tata negara Refly Harun dan kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang nyaris terlibat adu fisik dalam program perdebatan di iNews TV, Selasa (21/4/2026) malam. 

Ia memulai kariernya menjadi jurnalis, menjadi wartawan di Media Group.

Karier intelektualnya diuji di lapangan. Dia mulai menjadi narasumber, pembicara, dan pengamat persoalan hukum tata negara, sengketa Pilkada, dan Pilpres. 

Dia juga aktif sebagai konsultan dan peneliti di Centre for Electoral Reform (CETRO). 

Selain itu, dia menjadi staf ahli salah seorang hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Bahkan dia pernah ditunjuk menjadi ketua tim Anti Mafia MK oleh Ketua MK kala itu, Mahfud MD. 

Ia sering menjadi penulis lepas, narasumber, dan muncul di layar kaca. 

Pasca pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, ia masuk staf ahli presiden dan menjadi staf ahli, ia ditunjuk menjadi Komisaris Utama Jasa Marga. 

Riwayat Pendidikan

Sarjana Hukum (S.H.), Universitas Gadjah Mada (1995)
Magister Hukum (M.H.), Universitas Indonesia (2002)
Master of Laws (LL.M.), Universitas Notre Dame (2007)
Doktor (Dr.), Universitas Andalas (2016)[16]
Riwayat Karier

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, 1991–1992
Wartawan, 1995
Staf ahli Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2003–2007
Pakar hukum tata negara
Konsultan Centre for Electoral Reform (CETRO), 2008
Direktur Constitutional and Electoral Reform Centre (CORRECT)
Staf ahli Presiden Indonesia, 2014
Komisaris Utama Jasa Marga, 2015–2018
Komisaris Utama Pelindo I, 2018–2020

(tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved