Berita Viral

NASIB 4 Siswa di Jabar Putus Sekolah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga, Publik Senggol Dedi Mulyadi

Sebuah fenomena empat siswa putus sekolah karena memilih bekerja viral di media sosial. 

TRIBUN MEDAN
SISWA PUTUS SEKOLAH - Tangkapan layar video viral tangis perpisahan Ikhsan siswa SMPN 1 Tanjungsari di Sumedang, putus sekolah demi membantu ekonomi keluarganya, teman-temannya mengadu kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Bupati Sumedang. (TribunJabar/Istimewa/Istimewa/TikTok @8imazing) 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah fenomena empat siswa putus sekolah karena memilih bekerja viral di media sosial. 

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan. 

Di Jawa Barat sendiri, provinsi ini tercatat sebagai penyumbang terbesar anak putus sekolah di Indonesia.

Tercatat, lebih dari 600 ribu anak di Jawa Barat masuk dalam kategori anak tidak sekolah termasuk ribuan kasus putus sekolah (drop out) yang sering kali dipicu oleh kebutuhan ekonomi keluarga. 

Kasus seperti ini semakin menyadarkan masyarakat bahwa akses pendidikan yang merata masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah.

Potret nyata susahnya akses pendidikan di Indonesia ini pun terekam dalam video viral yang menyayat hati tentang perpisahan seorang siswa SMP di Sumedang.

Bukan karena kehilangan minat belajar, siswa tersebut terpaksa menanggalkan seragamnya demi menjadi tulang punggung keluarga.

Momen mengharukan ini mendadak ramai di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @8imazing pada Senin (20/6/2026)

Berikut adalah fakta-fakta di balik sosok Ikhsan, siswa SMPN 1 Tanjungsari yang harus berjuang di jalanan:

1. Kejadian Berlangsung di SMPN 1 Tanjungsari

Dalam rekaman video tersebut, suasana kelas VIII I/8i SMPN 1 Tanjungsari tampak diselimuti kesedihan.

Ikhsan, yang saat itu mengenakan hoodie berwarna abu-abu, berdiri di depan rekan-rekan sejawatnya.

Satu per satu teman sekelasnya maju untuk menyalami Ikhsan sebagai tanda perpisahan.

Meski berusaha tegar, Ikhsan tak kuasa membendung air mata.

Ia sempat menunduk dan menyeka tangisnya di tengah kerumunan teman-temannya yang terus memberikan dukungan moral.

Baca juga: Peninjauan Perdana Ujian TKA di Pakpak Bharat: Langkah Strategis Meningkatkan Mutu Pendidikan Dasar

Baca juga: REAKSI Wardatina Mawa Saat Inara Rusli Diisukan Hamil Anak Insanul Fahmi: Yaudahlah

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved