Berita Nasional

Takut Ditembaki, Sekitar 20 Kapal Tak Berani Lewati Selat Hormuz, Putar Haluan Kembali ke Oman

Sekitar 20 kapal yang sebelumnya bersiap melintasi jalur strategis tersebut dilaporkan memilih berbalik arah.

TRIBUN MEDAN/Istimewa/X
DUA kapal tanker minyak Pertamina masih tertahan di Selat Hormuz, hingga saat ini diplomasi terus berjalan. 

Sebelumnya, komando militer gabungan IRGC menutup kembali Selat Hormuz, dengan alasan AS melanggar janji negosiasi.

Penutupan ini dilakukan setelah jalur vital pengiriman minyak itu sempat dibuka oleh Iran, dalam rangka negosiasi dengan AS. 

Siaran stasiun televisi Pemerintah Iran yang dikutip AFP menyebutkan, Washington tetap melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran.

"Situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat," demikian isi pernyataan tersebut.

Militer Iran kembali menyatakan Selat Hormuz ditutup kembali setelah beberapa jam dibuka.

IRGC menegaskan, pengendalian Selat Hormuz telah kembali ke status sebelumnya, yakni berada di bawah manajemen dan kendali ketat angkatan bersenjata.

Iran menyalahkan blokade AS dalam penutupan kembali Selat Hormuz ini.

“Jalur air strategis ini sekarang berada di bawah pengelolaan dan pengawasan ketat oleh angkatan bersenjata,” lanjut kata IRGC, dikutip dari stasiun TV negara Iran, IRIB. 

“Status Selat Hormuz tetap dikendalikan secara ketat dan dalam kondisi semula, sampai AS memulihkan kebebasan navigasi bagi kapal-kapal," sambungnya.

Artikel sudah tayang di Kompas.com

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved