Breaking News

Berita Nasional

Dituduh Menista Agama, Jusuf Kalla: Saya Bicara di Kalangan Islam

JK menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyinggung atau menistakan ajaran agama mana pun.

Kompas.com
Ketua PMI Jusuf Kalla seusai meninjau gudang logistik PMI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/12/2025).(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI) 

Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah menjalani Pilkada dua putaran.

Jusuf Kalla mengklaim Presiden ke-5 RI yang juga merupakan Ketua PDIP, Megawati Soekarnoputri, berterima kasih kepadanya sebab membantu Jokowi atas kemenangan tersebut. "Sehingga waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapan terima kasih,"ucap JK.

Bahkan pada Pilpres 2014, Jokowi pun menggandeng JK sebagai wakil presiden hingga akhirnya mereka bisa terpilih menjadi presiden dan wakil presiden setelah mengalahkan rivalnya Prabowo-Hatta Rajasa.

JK Dilaporkan ke Polisi

Jusuf Kalla dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan terkait dugaan penistaan agama pada Minggu (12/4/2026) malam.

Laporan tersebut buntut video ceramah JK di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 beredar di media sosial. 

JK curiga video soal ceramaah dirinya di UGM muncul setelah dirinya melaporkan Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar, ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026) atas dugaan pencemaran nama baik. 

"Ini kenyataannya bahwa ini timbul setelah saya mengadukan Rismon," kata JK.

Rismon dilaporkan ke polisi karena menuding JK mendanai kasus ijazah Joko Widodo atau Jokowi.

JK menyebut masalah ijazah Jokowi sudah terlalu berlarut-larut. Menurutnya, Jokowi lebih baik menunjukkan ijazahnya kepada publik. "Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat ini berkelahi diri sendiri, saling memaki masyarakat. Dua tahun,"ucapnya.

Wacana Mempertemukan JK dengan Ketua Umum GAMKI

Sebelumnya, Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, berinisiatif mempertemukan Jusuf Kalla dengan Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat. Langkah ini diambil untuk meredam polemik dugaan penistaan agama yang menyeret nama JK. Isu ini sebelumnya ramai di publik. Terutama setelah potongan video ceramah JK viral di media sosial.

Pelaporan terhadap JK pun bergulir ke ranah hukum. Ahmad Ali menilai situasi ini perlu segera didinginkan. Ia memilih jalur dialog. Ia ingin mempertemukan kedua belah pihak agar ada titik temu. 

Rencana tersebut bukan sekadar wacana. Ahmad Ali mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan JK.

Bahkan, ia dihubungi langsung oleh JK setelah laporan itu mencuat. “Kemarin Pak Jusuf Kalla menelepon saya. Insyaallah dalam waktu dekat kita akan lakukan pertemuan mediasi,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved