Perang AS dan Israel vs Iran

Menlu Abbas Baru Umumkan Selat Hormuz Dibuka, Pemerintah Iran: Bersifat Terbatas dan Ada Tarif Tol

Pengumuman Iran sudah sepenuhnya membuka Selat Hormuz kini menimbulkan polemik baru.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DOK GOOGLE MAPS
SELAT HORMUZ - Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, menjadi titik vital distribusi sekitar sepertiga ekspor minyak dunia. Ketegangan di kawasan ini berpotensi memicu gejolak harga energi global dan berdampak hingga ke Indonesia. 

AS menyatakan tidak akan menarik blokade angkatan lautnya dari Selat Hormuz sampai kesepakatan damai ditandatangani. 

“Selat Hormuz telah sepenuhnya terbuka dan siap untuk kegiatan bisnis dan pelayaran penuh, tetapi blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya, hanya untuk Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100 persen,” kata Trump di Truth Social. 

“Proses ini seharusnya berjalan sangat cepat karena sebagian besar poin sudah dinegosiasikan. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini,” tutup pernyataannya. 

Menurut laporan Al Jazeera, Jumat (17/4/2026), peluang AS mencabut blokade di Selat Hormuz laut memang tidak pernah tinggi karena Trump melihat itu sebagai cara untuk memberikan tekanan lebih besar pada Iran. 

Sebab, Trump merasa masih ada beberapa isu yang belum terselesaikan, yang mana poin utamanya adalah memastikan bahwa Teheran itu tidak memiliki senjata nuklir. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved