Berita Viral
ALASAN Polisi Tak Tahan Pria yang Pungli Pedagang Warteg, Korban Juga Ngaku Syok Video Viral
Ini alasan Polisi tidak menahan pria yang memeras pedagang warung tegal (Warteg) di Bekasi.
TRIBUN-MEDAN.com - Ini alasan Polisi tidak menahan pria yang memeras pedagang warung tegal (Warteg) di Bekasi.
Video pria yang memeras pedagang warteg di Bekasi viral di media sosial.
Setelah video itu viral, Polisi melakukan penyelidikan dan tidak langsung menahan atau pun memproses hukum pria tersebut.
Pria itu memeras pedagang warteg tepatnya di alan Raya Pekayon, RT 02/02, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Polisi mengungkapkan bahwa pria itu mengalami gangguan jiwa.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kondisi kejiwaan pelaku menjadi pertimbangan sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum.
"Pria itu dalam gangguan jiwa. Berkebutuhan khusus, ya. Jadi tidak diproses kepolisian,” ujar Kusumo saat ditemui di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (17/4/2026).
Kusumo menjelaskan, pihak pengunggah video, Tsani Sholehatun, juga tidak menyangka rekaman tersebut akan viral.
Baca juga: Todongkan Senjata ke Tukang Pangkas di Medan, Paminal Amankan Oknum Polisi Abang-Adik
Baca juga: Lirik Lagu Batak Marisuang Do Hape yang Dipopulerkan oleh Century Trio
Ia disebut tidak berniat melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Dari pihak warteg itu juga bertanya-tanya, kenapa kok ini diviralkan?” katanya.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video yang diunggah akun Instagram @moviestory_raisan pada Senin (13/4/2026) memperlihatkan seorang pria memaksa meminta uang kepada pemilik warteg.
Dalam video itu, Tsani mengaku sempat memberikan uang Rp 2.000 kepada pria tersebut.
Namun, pelaku tetap meminta tambahan dan melontarkan kata-kata bernada intimidatif.
“Tangan saya di atas lho, Bu! Kalau maksa, enggak permisi saya. Saya hargain Anda perempuan, saya hargain Anda manusia. Jaga mulut Anda!” ucap pria tersebut dalam video.
Dalam keterangan unggahan media sosial, Tsani juga menyebutkan pelaku sempat melontarkan ancaman sebelum meninggalkan lokasi.
“Terakhir sebelum pergi bilang ‘awas ketemu di jalan’, ‘awas saya bakal balik lagi’, ‘jangan salahin kalau rusak-rusak’,” tulisnya.
(*/tribun-medan.com)
Artikel sudah tayang di kompas.com
| SATU Pelaku Curanmor Tewas Dianiaya Warga di Lampung Tengah, Polisi Minta Jangan Pakai Kekerasan |
|
|---|
| DAFTAR Nama 8 Korban Tewas Jatuhnya Helikopter Airbus H130 PK-CFX di Sekadau Kalimantan Barat |
|
|---|
| NENEK Aniaya Cucunya Hingga Tewas Cuma Gegara Tak Nurut Disuruh Makan dan Tidur, Tubuh Penuh Lebam |
|
|---|
| TERKUAK Fakta Sidang Bripda Nael Simanungkalit Tewas di Mes Polda, Sudah Terkapar Tetap Dipukuli |
|
|---|
| Egi Fazri Nangis Dihujat Usai Sibuk Klaim Dirinya Mirip Vidi Aldiano, Janji Tak Lagi Tiru Konten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemerasassnnndff.jpg)