Berita Viral
Reza Valentino Simamora Tewas di Korea, Barang Dipulangkan ke Indonesia Koper Rusak, 2 Ponsel Hilang
Pihak keluarga pun menduga, ada oknum yang melakukan pembongkaran koper milik anaknya setelah dipacking.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keluarga almarhum Reza Valentino Simamora, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tewas di Korea Selatan pada September 2025 lalu, kembali harus menelan pil pahit.
Duka yang belum sepenuhnya kering usai kehilangan anaknya 7 bulan lalu kembali dirasakan oleh keluarga.
Kali ini, keluarga kembali mengingat luka kehilangan sang anak yang masih berusia 21 tahun itu saat menerima koper sang anak yang baru tiba di rumahnya di Kota Medan, Rabu (15/4/2026) kemarin.
Keluarga yang penuh harap bisa melihat barang-barang peninggalan korban yang ikut dalam program Government to Government (G to G) itu, justru tertampar dengan kerusakan koper anaknya.
Dalam video yang beredar koper yang sebelumnya dilapisi dengan perekat untuk keamanan dan juga dibungkus kardus itu, ditemukan dalam kondisi rusak.
Bahkan, saat keluarga mengecek seluruh barang milik anaknya itu ditemukan sejumlah barang terutama barang berharga seperti telepon seluler sudah raib.
"Ini Samsung, jelas namanya Samsung. Baru dibeli. Dua HP anak saya, atas nama almarhum Reza Valentino Simamora tidak ada di tas yang sudah dipulangkan dan disampaikan kepada orang tua. Ini masih utuh sewaktu kawannya mengantarkan ke KBRI, Korea, yang diterima oleh Dedy Suprapto. Ini dia. Saya kecewa, Pak Menteri," ujar ayah Reza, Saut Tarulitua Simamora, Kamis (16/4) 2026).
Melihat kondisi koper anaknya yang sudah porak-poranda dimana sejumlah barang berharga juga telah hilang, Saut dan istrinya semakin pilu.
Bagaimana tidak, setelah kehilangan anak yang diharapkan dapat membanggakan di Negeri Ginseng, kini keluarga malah kembali ditampar dengan minimnya keselamatan bagi barang almarhum anaknya itu.
Dengan kondisi ini, Saut mengaku ia bersama keluarga akan menuntut pertanggungjawaban dari pemerintah.
"Saya akan melaporkan Anda ke Komnas HAM, Ombudsman, dan ke Presiden. Ini diacak-acak tas anak saya yang sudah meninggal. Kecewa saya, kecewa. HP anak saya hilang dua, Samsung sama Redmi," katanya.
Ia pun menduga, jika ada oknum yang melakukan pembongkaran koper milik anaknya setelah dipacking.
Sehingga, ia mengaku kecewa dengan lemahnya keamanan dari pihak yang berwenang untuk memastikan barang-barang anaknya sampai dengan selamat ke Indonesia.
Baca juga: Nasib Ratusan WNI di Iran dan Lebanon Masih Bertahan, Ada Mahasiswa dan Pekerja Migran
(mns/tribun-medan.com)
Baca juga: Daftar Nama 5 Pejabat Baru Dilantik Kapolres Tanjungbalai, Kabaops hingga Kapolsek
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Reza Valentino Simamora Tewas di Korea
Reza Valentino Simamora
Barang pekerja migran hilang
PekerjaMigran
MigranAman
tenaga kerja migran
PelindunganPekerjaMigran
PMI di Korea Selatan
PMI yang Tewas di Korea Selatan
PMI
| KETIKA Noel Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK di Sidang: Ganteng Ya, Hermes Ini, Harganya Rp 3 M |
|
|---|
| WARGA Bekasi Syok Dapat Tagihan PBB Capai Rp 311 Juta, Padahal Rutin Bayar Tiap Tahun |
|
|---|
| DETIK-DETIK Kades Lumajang Dikeroyok Belasan Warga Pakai Senjata Tajam Usai Pengajian |
|
|---|
| Hery Susanto Ditangkap Padahal Baru 5 Hari Jabat Ketua Ombudsman Ternyata Tergiur Rp1,5 M |
|
|---|
| USAI Dapat SP3, Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Soal Ijazah Jokowi: Jangan Bawa Cheers Leader! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Reza-Valentino-Simamora-Pekerja-Migran-Indonesia-PMI.jpg)