Berita Viral

PILU SISWI SMP di Cilacap Korban Rudapaksa Ayah Kandung Melahirkan di Kamar Mandi Rumah, Ibunya Syok

Siswi kelas 3 SMP menutupi kehamilannya saat ke sekolah. SF (15) menjadi korban rudapaksa dari ayah kandungnya sendiri, HS (36).

Istimewa
ilustasi Siswi SMP korban rudapaksa ayah kandung 

TRIBUN-MEDAN.com - Siswi kelas 3 SMP menutupi kehamilannya saat ke sekolah. SF (15) menjadi korban rudapaksa dari ayah kandungnya sendiri, HS (36).

SF menutupi kehamilannya dengan melilikan kain di perutnya yang sudah membesar.  

"Korban ini memang badannya bongsor. Setiap ke sekolah guru dan kawan-kawannya tidak curiga. Keluarganya juga tidak tahu, bapaknya juga tidak tahu kalau hamil," jelas Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono dikutip dari TribunJateng, Jumat (17/4/202).

Dari hasil pemeriksaan, perbuatan tersebut ternyata telah berlangsung sejak korban masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Korban juga mengaku kerap mendapat ancaman dari pelaku jika menolak, mulai dari dimarahi hingga tidak diberi uang jajan.

"Ada ancaman dari pelaku, korban dipaksa dengan cara dimarahi dan tidak diberi uang jajan jika menolak," katanya.

Baca juga: Jelang Laga Lawan Sriwijaya FC, Pemain Inti Kembali Perkuat PSMS

Baca juga: Jelang Laga Lawan Sriwijaya FC, Pemain Inti Kembali Perkuat PSMS

Kasus ini terungkap setelah korban mengalami sakit perut hebat disertai mual yang dimulai pada Selasa (7/4/2026) dan tidak bisa beristirahat.

"Korban mengeluhkan sakit perut dan mual hingga akhirnya keesokan harinya saat ke kamar mandi terjadi proses persalinan," sambungnya. 

Kemudian masuk pada Rabu (8/4/2026) dini hari ketika korban melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

"Saat di kamar mandi, korban kaget karena bayi keluar dan langsung memanggil orangtuanya," katanya.

Keluarga kemudian memanggil bidan setempat, namun bayi sudah terlanjur lahir sebelum bantuan medis tiba.

"Korban mengalami pendarahan sehingga dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan," ujarnya.

Beraksi saat Istri Tidur

Kapolresta lantas mengungkap modus operandi yang dilakukan pelaku. HS rupanya beraksi saat istrinya sedang tidur dan rumah sepi. 

"Kejadiannya di rumah korban, tepatnya di dalam kamar. Modusnya dilakukan saat rumah kosong atau ketika istrinya sudah terlelap tidur pada malam hari," kata dia. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved