Berita Viral

ROY SURYO dan dr Tifa Diberi Kesempatan Minta Maaf ke Jokowi Sebelum Kasus Dilanjut ke Persidangan

Roy Suryo dan dr Tifa mendapatkan kesempatan untuk minta maaf ke Jokowi sebelum kasus digelar di persidangan. 

Istimewa
Roy Suryo Cs bersumpah tidak pernah mengedit ijazah Joko Widodo (Jokowi). Hal itu digaskan Roy Suryo Cs dalam orasi Dukungan Bela Aktivis dan Akademisi dari Bentuk Kriminalisasi di Aula Gedung Joang 45 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025) siang. (Istimewa) 

Ia juga menggunakan analogi kartu untuk menjelaskan strateginya dalam menghadapi proses hukum. 

 “Tapi kalau dalam main kartu itu kadang-kadang Jack kalah dengan Queen, kalah dengan King, tapi yang paling menang As. Kartu As-nya masih disembunyikan. Kami pasti punya dong. Tapi tunggu saja semua tanggal mainnya,” ujar dia. 

Roy menekankan, ia tidak merasa kecewa atau memiliki perasaan emosional terhadap keputusan Rismon. 

Ia hanya berharap agar Rismon kembali mempertimbangkan pernyataannya yang menyebut ada perbedaan kesimpulan penelitian. 

“Saya mendoakan, semoga sahabat kita, Rismon Hasiholan Sianipar diberikan hidayah oleh Allah SWT. Diberikan pencerahan dan hal yang terbaik untuk dia, dan perlindungan juga,” tutur Roy. 

Permintaan Maaf Rismon

Seperti diketahui, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan keluarganya setelah menemukan hasil penelitian terbaru terkait polemik ijazah Jokowi.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Rismon dalam pernyataan video yang diunggah di kanal YouTube Balige Academy pada Rabu (11/3/2026).

Dalam penjelasannya, Rismon mengakui terdapat kekeliruan dalam analisis sebelumnya yang ia tuliskan dalam buku Jokowi's White Paper, sehingga menyimpulkan ijazah Jokowi palsu.

Karena mengakui atas kekeliruannya itu, Rismon yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus tudingan ijazah Jokowi palsu mengaku sudah mengajukan restorative justice (RJ) atau perdamaian melalui Polda Metro Jaya,

“Saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman kepada keluarga Bapak Jokowi terkait dengan temuan-temuan saya yang baru,” ujar Rismon.

Akui Ada Kesalahan Analisis

Rismon menjelaskan bahwa dalam buku Jokowi' s White Paper merupakan kompilasi tulisan beberapa penulis, termasuk dirinya, Roy Suryo, dan akademisi Tifauzia Tyassuma.

Menurutnya, masing-masing penulis melakukan penelitian secara independen tanpa saling bergantung satu sama lain.

"Karena independensi tersebut maka saya sebagai peneliti secara terbuka mengatakan ada koreksi-koreksi akibat data yang tidak lengkap, akibat rotasi atau translasi maupun resolusi pada data yang saya uji," ujar Rismon.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved