Berita Viral

Rismon Sebut Roy Suryo Bukan Peneliti dan Somasi Dokter Tifa, Minta Audit Rekening

Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi tudingan pengkhianat yang dialamatkan pada dirinya oleh kubu Roy Suryo

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN
Rismon Sianipar sebut Roy Suryo bukan seorang peneliti hingga somasi Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait polemik ijazah Jokowi. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi tudingan pengkhianat yang dialamatkan pada dirinya oleh kubu Roy Suryo dalam polemik ijazah Joko Widodo (Jokowi).

Rismon pun keberatan dengan sebutan tersebut, serta menegaskan bahwa dirinya independen sejak awal melakukan penelitian terhadap ijazah Jokowi. 

"Melabeli saya pengkhianat. Saya ultimatum ini, hentikan label-label itu ya. Saya bebas independen dari awal," tutur Rismon kepada awak media, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Cumi-cumi, Jumat (17/4/2026).

"Saya tidak kenal mereka sebelum 15 April 2025, dan penelitian itu independen,"tegasnya lagi.

Rismon pun menyatakan, pihak Roy Suryo cs tidak berhak menyebutnya pengkhianat karena temuan baru penelitian lanjutannya.

Ia merasa tidak ada ketentuan yang mengikatnya untuk terus sejalan dengan Roy Suryo yang menuding ijazah Jokowi palsu. 

"Kalau sekarang saya berubah berdasarkan temuan saya, siapa mereka? Saya harus minta izin, siapa mereka gitu loh? Mendanai saya juga enggak," ujar Rismon.

Baca juga: Disebut Rismon Peneliti Gadungan, Reaksi Roy Suryo: Si Omon, Dia Sudah Menjadi Zombie

"Dia sibuk satu sampai tiga kali di TV sehari. Saya yang cari data pontang-panting. Terus tiba-tiba dia seolah-olah membiayai saya ya? Seolah-olah ada ikatan kontrak hitam di atas putih, gitu?"

Rismon sendiri pun mewanti-wanti dirinya yang sudah berkomitmen tidak akan melapor ke polisi, bisa berubah pikiran, berbalik melaporkan Roy Suryo cs jika masih terus disebut 'pengkhianat. "Makanya, hentikan itu sebelum saya berubah pikiran untuk melaporkan kalian. Jadi, bukan hanya 'dia', ya kalian," ujar Rismon.

"Saya berjanji tidak mau melaporkan orang, berkomitmen tidak melaporkan orang. Tapi kalau itu diulang-ulang, saya ingatkan pihak-pihak yang mengatakan itu, saya bisa berubah pikiran,"sambungnya.

Terkait keabsahan ijazah Jokowi, Rismon pun meminta agar data sains dibalas dengan data sains. "Karena saya berbasis sains. Bantahlah secara sains. Itu aja gitu loh. Kalau Anda ahli, ya pertontonkan keahlian Anda, tanpa bergantung pada Rismon," tegasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, telah menegaskan bahwa siapa pun yang menempuh jalur damai dengan Jokowi, maka dia adalah pengkhianat. 

Khozinudin menyebut, bagi kubu Roy Suryo cs, kehilangan rekan perjuangan yang saat ini sudah menjadi pengkhianat bukanlah aib. 

Adapun sebutan pengkhianat ini telah dilontarkan Ahmad Khozinudin semenjak dua tersangka kasus ijazah Jokowi lainnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, mengajukan RJ hingga status tersangkanya gugur pada Januari 2026 lalu.

"Kami kembali mengingatkan bahwa kami telah menegaskan siapa pun yang melakukan upaya perdamaian dengan kepalsuan, dengan kebohongan, dengan kezaliman, dan siapa pun yang menebus jalan untuk perdamaian dengan Joko Widodo, sudah kami tegaskan dan hari ini kami tegaskan kembali, bahwa mereka ini adalah orang-orang yang berkhianat terhadap rakyat," kata Khozinudin di depan wartawan, Senin (13/4/2026).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved