Berita Viral

Polisi Tetapkan Guru IP Jadi Tersangka, Dianggap Lalai Buat Siswanya Tewas saat Ujian Praktik

IP ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Siak menyusul insiden tewasnya salah satu siswa di sekolah itu saat kegiatan praktik sains.

Istimewa
Satreskrim Polres Siak, Riau, melakukan olah TKP kasus senapan 3D meledak yang mengakibatkan siswa SMP tewas, Rabu (8/4/2026).(KOMPAS.COM/Dok. Polres Siak.) 

Selain itu, korban juga telah dilakukan visum et repertum yang menguatkan penyebab kematian akibat luka dari serpihan ledakan alat tersebut.

"Perkara ini telah kami tingkatkan ke tahap penyidikan, dan setelah dilakukan gelar perkara, kami menetapkan tersangka," ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Pihak kepolisian telah memberikan pendampingan trauma healing kepada para siswa yang terdampak secara psikologis pascakejadian.

Baca juga: Kepala Ombudsman RI Sumut Prihatin, Data Bencana di Tapteng Belum Beres: Sudah Lima Bulan Berlalu

Kronologi Kejadian saat Praktik Sains

Kasat Reskrim AKP Raja Kosmos menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB saat kegiatan ujian praktik IPA bertajuk Science Show dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Terdapat lima kelompok siswa, masing-masing beranggotakan sembilan orang.

Setiap kelompok secara bergantian menampilkan hasil karya sains mereka.

Saat giliran kelompok korban, MAA bersiap memperagakan alat berupa senapan rakitan hasil cetakan printer 3D.

Sebelum demonstrasi dimulai, korban sempat memperingatkan teman-temannya untuk menjauh dari titik praktik.

"Korban mengambil posisi sebagai peraga, kemudian melakukan percobaan penembakan menggunakan alat tersebut. Namun saat ditembakkan, terjadi ledakan hebat yang mengeluarkan asap dan suara keras," ujar AKP Raja Kosmos.

Ledakan tersebut menyebabkan serpihan alat berhamburan ke berbagai arah. 

Juga mengenai area sekitar seperti aula dan dinding kelas, serta menghantam bagian wajah korban.

"Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian wajah dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSUD Siak," lanjutnya.

Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan kejadian tersebut.

Barang bukti itu antara lain:

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved