Berita Viral
PILU Bripda Natanael Simanungkalit Diduga Dianiaya Senior Hingga Tewas, Terduga Pelaku Diamankan
Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, mengatakan Bripda AS ditetapkan sebagai tersangka kasus ini
TRIBUN-MEDAN.com - Pilu Bripda Natanael Simanungkalit diduga dianiaya senior hingga tewas.
Terduga pelaku pun sudah diamankan.
Bripda Natanael Simanungkalit (20) merupakan anggota Bintara Samapta angkatan 2025.
Baca juga: Ibu Frater yang Tenggelam di Kawasan Air Terjun Situmurun Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Anaknya
Tubuhnya ditemukan di asrama Polda Kepulauan Riau (Kepri), Senin (14/4/2026).
Penyebab meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit diduga dianiaya seniornya sesama anggota Polri.
Sudirman kuasa hukum pihak keluarga almarhum, mendesak agar kasus kematian Bripda Natanael dibuka secara terang benderang.
"Pokoknya kasus ini terungkap terbuka, tidak boleh ditutupi," kata Sudirman, Selasa (14/4).
Baca juga: DPRD Medan Kecewa, Dinas Perkimcikataru Absen RDP Soal PBG Bangunan Bermasalah
Pihak keluarga baru mengetahui kabar kematian Bripda Natanael Simanungkalit sekitar pukul 02.00 WIB Selasa (14/4) dini hari.
Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, mengatakan kematian anggotanya itu diduga dianiaya oleh seniornya.
"Dugaan sementara seperti itu (dianiaya senior) dari hasil pemeriksaan terhadap terduga dan beberapa orang saksi lainnya," kata Asep, Selasa (14/4/2026).
Bidang Propam Polda Kepri langsung bergerak dan mengamankan sejumlah anggota polisi yang diduga terlihat dalam kasus tersebut.
"Propam telah mengamankan 8 orang anggota Samapta Polda, 1 orang diduga sebagai pelaku. Yang lainnya masih dalam proses pendalaman," tuturnya.
Proses autopsi masih berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban.
Di sisi lain, Asep menegaskan proses pendalaman dan penyelidikan masih dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Penanganan akan kita secara tegas sesuai prosedur baik kode etik maupun pidana umum," ungkapnya.
Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, mengatakan Bripda AS ditetapkan sebagai tersangka kasus meninggalnya Bripda Natanael Simanungkalit.
Baca juga: LBH Medan Laporkan Dua Jaksa Kejati Sumut ke Jamwas Kejagung Dugaan Pelanggaran Etik
"Untuk korban JP, hanya luka ringan dan sudah dilakukan visum," kata Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Selasa (14/4/2026) siang.
Tindak pidana itu dilakukan oleh senior korban bertempat di Rumah Susun Mess Bintara Polda Kepri pada Senin (13/4/2026) malam.
Kasus senior aniaya junior itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di Kamar Rusun Asrama (perumahan susun anggota) wilayah Barat.
“Memang terjadi adanya penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota DIT Samapta. Senior korban, Bripda AS,” beber Eddwi di Gedung Propam.
Saat ini Bripda AS telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan dan telah ditahan.
Korban Berdinas 2025
Bripda Natanael Simanungkalit baru berdinas sejak akhir tahun 2025.
Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto mengonfirmasi kejadian itu.
Kata dia, Propam sedang melakukan penanganan.
Baca juga: Fakta di Balik Viral Anak 15 Tahun Jadi Tersangka di Langkat
"Kita lagi tindak lanjuti dan langsung proses cepat," jawabnya dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Eddwi enggan berkomentar banyak atas kejadian itu. "Perkembangan nanti saya sampaikan ya," katanya singkat.
Informasi yang diperoleh Tribun Batam, sebelum korban ditemukan tewas, terjadi keributan tempat kejadian sekira pukul 11:00 WIB.
Belum diketahui kepastian penyebab korban, konfirmasi terhadap pihak terkait masih dilakukan.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com
(*/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PILU-Bripda-Natanael-Simanungkalit-Diduga-Dianiaya-Senior-Hingga-Tewas-Terduga-Pelaku-Diamankan.jpg)