Perang AS dan Israel vs Iran
Nasib 2 Kapal PT Pertamina Setelah Iran Sepakat Gencatan Senjata, Bisa Lewat Selat Hormuz?
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Iran akan menyetujui gencatan senjata
TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Iran akan menyetujui gencatan senjata jika serangan terhadap Iran dihentikan.
Gencatan senjata adalah kesepakatan formal maupun informal antara pihak-pihak yang berkonflik untuk menghentikan pertempuran militer sementara waktu.
Tujuan utamanya adalah untuk negosiasi damai, bantuan kemanusiaan, atau mengevakuasi warga sipil. Gencatan senjata sering menjadi langkah awal menuju perdamaian permanen.
Abbas Araghchi menambahkan, selama periode dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan.
2 Kapal Pertamina
Bagaimana nasib 2 kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih tertahan di Timur Tengah?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sekarang ini sedang melakukan komunikasi yang intensif dengan pihak Iran agar 2 kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melewati selat Hormuz.
Dua kapal tersebut hingga saat ini belum bisa melintasi selat tersebut.
“Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dengan dua kapal itu, InsyaAllah do'ain bisa cepat,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, (8/4/2026).
Bahlil berharap dengan adanya gencatan senjata antara Amerika dengan Iran selama dua pekan, upaya agar dua kapal Indonesia bisa melintasi selat Hormuz bisa dilakukan dengan cepat.
“Dengan redanya, ada jeda 2 minggu daripada eskalasi di Timur Tengah, mudah-mudahan bisa cepat selesai,” katanya.
Bahlil mengatakan bahwa impor minyak mentah yang melintasi selat Hormuz hanya 20-25 persen dari total impor. Indonesia tidak pernah mengimpor BBM jadi dari Timur Tengah.
“Dan kita sudah mampu mendapatkan penggantinya dari beberapa negara, seperti Angola, Afrika, Nigeria, amerika, dan beberapa negara lain. Jadi kita insyaallah sudah clear lah, insyaallah aman,” pungkasnya.
Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah mengirimkan 10 butir syarat gencatan senjata kepada Amerika Serikat dan Israel.
Trump menyebut 10 butir itu sebagai "dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi".
"Hampir seluruh butir perselisihan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, namun periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut difinalisasi dan disahkan," kata Trump.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-kontainer-CMA-CGM-Kribi-melintasi-Selat-Hormuz.jpg)