Berita Viral

Prabowo Bilang Avtur Bisa Diproduksi dari Minyak Jelantah, Klaim Sudah Siapkan Langkah Strategis

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan avtur dapat diproduksi dari minyak jelantah

Editor: Juang Naibaho
Kompas.com
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan avtur dapat diproduksi dari minyak jelantah sebagai bentuk penerapan energi bersih dan energi terbarukan. (Dok. YouTube Sekretariat Presiden) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan avtur dapat diproduksi dari minyak jelantah sebagai bentuk penerapan energi bersih dan energi terbarukan.

"Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur," kata Prabowo saat meresmikan pabrik kendaraan bus dan truk listrik PT Vektor Sakti Industri (PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk) di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). 

Prabowo menekankan, produksi avtur tidak kini hanya bergantung pada minyak bumi yang diproses melalui penyulingan, yang notabene adalah energi fosil. 

Bahkan saat ini, avtur bisa diproduksi melalui komoditas kelapa sawit. 

Hal ini menjadi bukti bahwa negara bisa meninggalkan energi karbon dan energi fosil.

"Memang negara butuh, kita harus tinggalkan energi karbon dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis. Tetapi sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit, ya," tutur Prabowo. 

Adapun untuk mentransformasi energi bersih di dalam negeri, Prabowo sudah menyiapkan berbagai langkah strategis.

Sebagai langkah konkret, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan segera membangun refinery atau kilang khusus minyak jelantah untuk memproduksi bahan bakar pesawat tersebut. 

“Kita akan investasi besar-besaran,” tegasnya.

Baca juga: Jaksa Kembali Panggil 7 Camat Kasus Dugaan Korupsi Pelatihan Hanpang dan BUMDes di Simalungun

Ia mengungkapkan, pemerintah juga berencana membangun pabrik sedan listrik untuk produksi besar-besaran pada tahun 2028. 

Selain itu Indonesia mencanangkan program elektrifikasi 100 Gigawatt (GW) dalam dua tahun. 

Lewat program ini, pihaknya akan menghentikan penggunaan pembangkit listrik tenaga solar maupun diesel secara bertahap. 

"Dan beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini," tandas Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk segera menyuntik mati 13 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang masih menggunakan solar. 

Penutupan PLTD ini diprediksi mampu menghemat impor BBM hingga 200 ribu barel per hari. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved