Berita Internasional

Donald Trump Dituding Sudah 'Tak Waras' Lagi, Wacana Penggulingan Presiden AS Pakai Amandemen Ke-25

Kritik tajam pun mengemuka, dengan tudingan bahwa Donald Trump dinilai tidak lagi mampu menjalankan tugas secara stabil.

Istimewa
PERANG DAGANG TRUMP: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif baru untuk semua impor ke Amerika Serikat dan bea masuk yang lebih tinggi pada puluhan negara lain, termasuk beberapa mitra dagang terbesar AS. (Istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.com - Isu politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah muncul wacana terkait kondisi mental Presiden Donald Trump yang dipertanyakan sejumlah pihak.

Kritik tajam pun mengemuka, dengan tudingan bahwa Donald Trump dinilai tidak lagi mampu menjalankan tugas secara stabil.

Situasi ini memicu perdebatan luas di kalangan politisi, pakar hukum, hingga publik internasional.

Sejumlah pihak mulai mendorong penerapan Amandemen Ke-25 sebagai langkah konstitusional untuk menyingkirkan presiden dari jabatannya.

Wacana tersebut menyoroti mekanisme hukum yang memungkinkan pengalihan kekuasaan dalam kondisi tertentu.

Namun, usulan ini tidak lepas dari pro dan kontra yang terus bergulir di tengah panasnya dinamika politik.

Pendukung Trump menilai tudingan tersebut bermuatan politis dan tidak berdasar, sementara pihak lain menegaskan perlunya evaluasi serius.

Perdebatan ini pun semakin mempertegas ketegangan politik yang terjadi di Negeri Paman Sam.

Unggahan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial pada hari Paskah telah memicu seruan baru untuk memberlakukan Amandemen ke-25.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump melontarkan kata-kata kasar dan menulis "Segala puji bagi Allah" sambil kembali mengancam Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran yang masih terus berkobar.

"Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka - LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah. Presiden DONALD J. TRUMP," tulis Trump.

Wacana menggulingkan Trump

Senator AS Chris Murphy, seorang politisi Demokrat dari Connecticut, mendesak kabinet pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan Amandemen ke-25 , yang memungkinkan untuk memberhentikan presiden dari jabatannya dalam kondisi tertentu.

Dia menyebut presiden Trump  "benar-benar sudah tidak waras" dengan unggahan terbarunya itu.

"Jika saya berada di Kabinet Trump, saya akan menghabiskan Paskah dengan menghubungi pengacara konstitusional tentang Amandemen ke-25," tulisnya.

 "Dia (Trump) sudah membunuh ribuan orang. Dia akan membunuh ribuan orang lagi."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved