Berita Viral

Kronologi Awal Mobil Anggota DPRD Batubara Dilempar, Muhammad Ridwan Kaget Kaca Depan Pecah

Terungkap kronologi awal mobil anggota DPRD fraksi Gerindra Batubara, Muhammad Ridwan jadi sasaran pengrusakan.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MOBIL DILEMPAR - Mobil anggota DPRD Batubara dilempar orang tak dikenal (OTK) di sebuah warung kopi di Jalan Imam Bonjol Pasar Mereng Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara. Kini ditangani oleh Polsek Labuhanruku. 

TRIBUN-MEDAN.com, BATUBARA -

Terungkap kronologi awal mobil anggota DPRD fraksi Gerindra Batubara, Muhammad Ridwan jadi sasaran pengrusakan.

Mobil Muhammad Ridwan dilempar orang tidak dikenal (OTK) pada  Sabtu (04/04/2026). 

Akibatnya, bagian kaca depan mobil pecah.

Baca juga: Tampang Buronan Koh Andre Ditangkap di Malaysia, Pemasok Narkoba terkait Eks Kapolres Bima


Peristiwa bermula ketika Muhammad Ridwan sedang duduk di sebuah warung kopi di Jalan Imam Bonjol Pasar Mereng Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara.

Baca juga: 3 Bos Travel Diperiksa KPK soal Aliran Dana Korupsi Kuota Haji, Maktour Raup Untung 28 Miliar


Saat hendak pulang ke rumah sekitar pukul 19.00 WIB, ia kaget melihat kondisi kaca mobil pribadinya yang terparkir di depan kafe sudah dalam keadaan pecah. 


Tidak terima perlakuan ini, Muhammad Ridwan melapor ke Polsek Labuhan Ruku.

Baca juga: Awal Mula Oknum Jaksa Todongkan Pistol ke Satpam, Polda Didesak Tuntaskan Kasus


"Sudah buat laporan. Yang pasti setelah ini saya mengharapkan polisi segera mengungkap siapa pelakunya," Kata Ridwan, Senin (06/04/2026).


Belum diketahui pasti motif pelemparan tersebut.

Namun Muhammad Ridwan menduga peristiwa ini bentuk teror terhadap dirinya. 

Baca juga: Gaji Pensiunan PNS 2026 Apakah Naik? Ini Rincian yang Bakal Diterima


Ridwan juga mengaku sempat mendapat ancaman terkait kerja-kerjanya selaku anggota DPRD Batubara Komisi IV di bidang pembangunan, lingkungan hidup dan tata ruang serta perusahaan daerah.


"Secara pribadi tidak ada masalah dengan siapa pun. Tapi berselisih paham terkait tugas dan fungsi saya selaku

anggota dewan ada yang saya duga, ini ada kaitannya. Mungkin ada yang merasa terganggu," ucapnya.


Pasca kejadian ini dirinya berharap pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku di balik teror pelemparan mobil miliknya.


"Ada yang nelpon saya, ada yang hendak mencelakakan mencari kesalahan saya. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved