Berita Viral

IRAN SINDIR AS - Kedutaan Besar Iran untuk Afrika Selatan Mengunggah Cuitan Sarkastik

Kedutaan Besar Iran untuk Afrika Selatan melancarkan sindiran pedas terhadap Amerika Serikat

|
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Akun X Kedubes Iran untuk Afrika Selatan
IRAN SINDIR AS - Kedutaan Besar Iran untuk Afrika Selatan mengunggah cuitan sarkastik yang menyoroti perombakan besar-besaran di tubuh militer Amerika Serikat (AS). Uniknya, wajah para petinggi militer tersebut ditandai dengan simbol "X" besar berwarna oranye dalam unggahan yang dibagikan Jumat tersebut (3/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kedutaan Besar Iran untuk Afrika Selatan melancarkan sindiran pedas terhadap Amerika Serikat melalui akun resmi mereka, @IraninSA.

Unggahan yang menampilkan wajah para jenderal senior AS dengan tanda "X" besar berwarna oranye disertai pesan singkat: "The regime change happened successfully. MAGA" sontak memicu perdebatan global.

Pesan tersebut dianggap sebagai balasan telak terhadap retorika Washington yang selama ini kerap menyerukan penggulingan rezim di Iran.

Unggahan Iran menyoroti pemecatan besar-besaran di tubuh militer AS.

Simbol "X" pada wajah jenderal dianggap sebagai metafora atas "regime change" yang selama ini menjadi jargon politik AS.

Slogan MAGA (Make America Great Again) yang identik dengan Donald Trump digunakan secara ironis, memperkuat kesan sindiran.

Di balik sindiran Iran tersebut, Pentagon memang tengah dilanda badai pemecatan yang disebut-sebut sebagai yang paling drastis dalam sejarah modern militer AS.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth bergerak cepat melakukan "pembersihan" terhadap perwira yang dianggap tidak sejalan dengan visi "America First" di tengah perang Iran yang memasuki minggu kelima.

Adapun korban utama ialah Jenderal Randy George, Kepala Staf Angkatan Darat, yang selama ini memegang tongkat komando tertinggi.

Selanjutnya, perwira lain yang dicopot ada belasan jenderal bintang tiga dan empat, termasuk komandan di Joint Chiefs of Staff, CENTCOM, serta petinggi intelijen militer.

Tujuan perombakan besar-besaran ini untuk memastikan loyalitas penuh militer terhadap Gedung Putih setelah insiden jatuhnya dua jet tempur AS baru-baru ini.

Langkah ini dinilai bukan sekadar rotasi biasa, melainkan upaya sistematis untuk mengonsolidasikan kekuasaan dan menghilangkan suara-suara yang dianggap tidak sejalan dengan strategi Trump.

Reshuffle Kabinet Gedung Putih

Gejolak tidak hanya terjadi di Pentagon.

Gedung Putih juga tengah berguncang dengan isu reshuffle kabinet besar-besaran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved