Berita Viral

SERTU Nur Ichwan yang Gugur di Lebanon Tinggalkan Bayi Berusia 7 Bulan, Istri Sudah Punya Firasat

Anggota TNI Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur di Lebanon meninggalkan seorang bayi yang masih berusia 7 bulan. 

TRIBUN MEDAN
Prajurit TNI yang bertugas menjadi pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. 

TRIBUN-MEDAN.com - Anggota TNI Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur di Lebanon meninggalkan seorang bayi yang masih berusia 7 bulan. 

Keluarga syok dengan berita Sertu Nur Ichwan yang gugur terkena ledakan ranjau saat sedang berada di dalam mobil. 

Istri Sertu Nur Ichwan, Hanadita Anjani (26) mengungkapkan komunikasi terkahir dengan sang suami. 

“Malam sebelumnya, sempat kirim pesan panjang ucapan terima kasih menjadi istri, menjadi ibu,”  tutur Anjani, istri korban, di rumah duka, Selasa (31/3/2026).

Anjani juga mengenang momen terakhir saat sang suami hanya satu kali pulang ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejak bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Momen itu terjadi pada Agustus 2025, saat ia pulang untuk mendampingi istrinya, Hanadita Anjani, melahirkan anak pertama mereka.

“Pulang terakhir Agustus 2025, saat saya melahirkan anak pertama kami,” ucap Anjani.

Baca juga: PSMS U-19 Hadapi Jadwal Padat di EPA 2026, Kas Hartadi Tekankan Recovery dan Disiplin

Baca juga: Ajang Turnamen Billiard Ladies Pool League Sumut Tahun 2026 akan Digelar pada April

Kesetiaan dalam berkomunikasi ini menjadi cara Ichwan untuk tetap memantau perkembangan sang anak yang belum sempat ia timang kembali secara langsung sejak Agustus lalu.

Anjani mengaku baru menerima kepastian kabar gugurnya sang suami pada Selasa pagi.

Kepergian Sertu Ichwan meninggalkan luka mendalam, terutama karena informasi awal yang diterima keluarga sempat simpang siur.

Pada Senin malam, kabar duka sudah mulai berembus di lingkungan warga Deyangan, namun Anjani sempat mencoba mengelak dan berharap informasi itu salah.

“Kemarin masih simpang siur, saya sempat mengelak, berharap itu bukan suami saya,” ucapnya.

Kepastian baru didapatnya pada Selasa pagi melalui informasi resmi (A1).

Sang suami, yang biasanya rajin mengirim kabar lewat nomor Lebanon-nya, kini benar-benar telah tiada.

Di mata Anjani, suaminya merupakan sosok penyayang yang selalu menyempatkan diri berkomunikasi dengan keluarga meski bertugas jauh di luar negeri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved