Berita Viral

SOSOK Pelaku Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek, Tubuh Korban Dimutilasi dan Disimpan di Freezer

Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan yang jasadnya disimpan di dalam freezer kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat. 

Tribunbekasi.com
MAYAT DI FREEZER - Tim Identifikasi Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) perkara penemuan jenazah di freezer kios ayam geprek Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (29/3/2026). Korban ternyata dibunuh rekannya sendiri, DS alias A dan S.(TribunBekasi/RendyRutamaPutra) 

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan yang jasadnya disimpan di dalam freezer kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat. 

Korban inisial AH (39) merupakan karyawan kios ayam geprek, Sabtu (28/3/2026). 

Jasad AH ditemukan dalam freezer. Jasad AH sudah dipotong-potong sehingga muat di dalam freezer. 

Polisi mengungkapkan bahwa AH dibunuh oleh DS, yang juga sama-sama karyawan ayam geprek.  

Penangkapan dilakukan saat pelaku hendak kabur di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Minggu (29/3/2026).

Motif serta peran masing-masing pelaku masih diselidiki.

Diduga mereka memutilasi jasad korban dan sebagian anggota tubuh ditemukan di Bogor, Jawa Barat.

Salah satu warga bernama Bintang (39) mengaku mendapat kabar penemuan jasad pada Senin (30/3/2026) karena mengira hanya terjadi perampokan.

Kios ayam geprek berada di pinggir jalan yang cukup ramai dan disekelilingnya terdapat konter handphone, laundry hingga warung.

“Taunya pembobolan ruko. Soalnya ada motor yang hilang juga. Beritanya saya tahu pembunuhan itu hari ini,” bebernya.

Baca juga: BBM Naik Mulai 1 April? Ini Jawaban Menteri Bahlil, Harga Minyak Mentah Tembus 115 Dolar Per Barel

Baca juga: Kronologi Polda Sumut Tangkap Eks Pejabat Bank Aek Nabara yang Gelapkan Uang Jemaat Rp 28 M

Selama ini korban dikenal lebih rajin dari karyawan lain.

“Setiap jam 08.00 pagi itu sudah bersih-bersih, sering nyapu. Kadang karyawan yang datang sudah tinggal dagang,” lanjutnya.

Warga terakhir melihat korban saat malam takbiran atau Jumat (27/3/2026) malam.

Berdasarkan keterangan pemilik kios berinisial ES, korban dan kedua pelaku tinggal di dalam ruko.

Pelaku bertugas sebagai pelayan sekaligus mengolah dan memasak ayam. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved